SUARA CIREBON – Warga Desa Karangreja, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, digegerkan dengan penemuan mayat atau jasad seorang perempuan di aliran anak Sungai Winong, tepatnya di bawah Jembatan Karangsambung, Sabtu, 24 Januari 2026 pagi.
Informasi berhasil dihimpun menyebut, mayat perempuan tersebut pertama kali ditemukan warga setempat, Rizki Sondika dan Warlani, saat sedang membersihkan sampah di sekitar jembatan pukul 09.20 WIB.
Keduanya melihat objek mencurigakan tersangkut di aliran sungai, setelah didekati, mereka mendapati objek tersebut merupakan tubuh manusia.
Kuwu Karangreja, Toyana Bobiet, mengatakan, peristiwa tersebut dilaporkan ke aparat desa yang langsung meneruskan laporan ke pihak kepolisian melalui Layanan Polisi 110.
“Awalnya ragu, tapi setelah dipastikan benar yang menyangkut di jembatan adalah sesosok mayat, kami langsung meneruskan laporan ke kepolisian. Tak lama petugas Polsek Kapetakan Polres Cirebon Kota segera mendatangi lokasi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP) serta berkoordinasi dengan instansi terkait,” kata Kuwu Toyana.
Menurut Toyana, proses evakuasi dilakukan dengan melibatkan Unit Inafis, perangkat desa, tenaga medis, serta Basarnas Kabupaten Cirebon.
Sementara itu, Kapolsek Kapetakan, AKP Rudiana, menuturkan, korban berhasil diidentifikasi. Dari hasil identifikasi korban diketahui berinisial C (48), warga Desa Karangreja, seorang ibu rumah tangga (IRT).
Identitas korban dikenali oleh pihak keluarga setelah jenazah berhasil dievakuasi dari sungai sekitar pukul 10.10 WIB.
“Dari keterangan suami korban, yang bersangkutan masih berada di rumah pada pagi hari, sekitar pukul 09.00 WIB korban sudah tidak terlihat, hingga akhirnya diketahui ditemukan meninggal di sungai,” ujar AKP Rudiana.
Menurut Rudiana, berdasarkan hasil pemeriksaan awal dan koordinasi dengan petugas Puskesmas Suranenggala, korban diperkirakan telah meninggal dunia sekitar tiga hingga empat jam sebelum ditemukan.
“Dugaan sementara korban meninggal akibat banyaknya air yang masuk ke dalam tubuh,” tandasnya.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman dengan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab peristiwa tersebut.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















