SUARA CIREBON – Satu rumah warga di Blok Plasa, RT 004, RW 006 Desa Purwawinangun, Kecamatan Suranenggala, Kabupaten Cirebon, terbakar di tengah guyuran hujan, pada Senin, 2 Februari 2026 malam.
Kabid Pemadam Kebakaran, Penyelamatan dan Sarpras pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Cirebon, Eno Sujana, mengatakan, tim Damkar langsung diterjunkan ke lokasi usai menerima laporan dari warga setempat.
Saat tiba di lokasi, tim Damkar Sektor Gunungjati mendapati api masih berkobar cukup besar. Sehingga langsung meminta bantuan ke tim Damkar Sektor Weru.
“Pemadaman dilakukan dengan menerjunkan dua unit pancar. Pemadaman dan pendinginan berlangsung sekitar tiga jam, sampai pukul 20.10 WIB,” ujar Eno Sujana, Selasa, 3 Februari 2026.
Menurut keterangan beberapa warga, kebakaran rumah terjadi saat sedang turun hujan di kawasan itu. Penyebab kebakaran diduga dari tungku pembakaran konvensional di bagian dapur sebelah utara rumah dan lupa dimatikan oleh pemiliknya.
Api, lanjut Eno, kemudian merembet ke tumpukan kayu bakar yang ada di sekitar tungku sehingga semakin besar dan menjalar ke beberapa bagian rumah.
“Kendalanya akses menuju lokasi sempit. Kemudian terhambat juga oleh aktivitas warga yang ingin mengetahui adanya kebakaran,” kata Eno.
Kondisi permukiman yang padat menyebabkan, satu rumah yang berbatasan langsung dengan rumah terbakar ikut hangus. Seisi rumah dari mulai lemari, kasur, kursi kayu, televisi, kulkas, dan material lainya yang mudah terbakar, hangus dilalap api.
“Penyebab kebakaran dari tungku pembakaran di dapur yang lupa dimatikan oleh pemilik rumah. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa. Untuk kerugian belum bisa dihitung,” paparnya.
Sebelumnya, kebakaran rumah juga terjadi di RT 025, RW 006, Desa Klayan, Kecamatan Gunungjati sekira pukul 15.14 WIB. Kebakaran di desa tersebut dilaporkan oleh pemilik rumah yang berada di samping rumah yang terbakar.
Proses pemadaman hingga pendinginan kebakaran tersebut tidak membutuhkan waktu lama. Petugas Damkar dari Sektor Gunungjati berhasil memadamkan api hanya dalam waktu sekira 8 menit dan pendinginan sekira 10 menit.
Berdasarkan keterangan dari tetangga korban, Aulia, kebakaran diduga berawal dari korsleting listrik yang berada di plafon rumah. Percikan api kemudian membakar mezanine yang terbuat dari kayu. Dalam sekejap, api langsung membakar kasur, dipan dan lemari beserta isinya.
“Kasur, dipan dan lemari beserta isinya juga ludes terbakar. Untuk kerugian belum bisa diketahui,” kata Eno.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















