SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berkolaborasi dengan Forkopimda, TNI, Polri, serta elemen masyarakat menggelar aksi bersih-bersih Pantai Baro, Desa Gebangmekar, Kecamatan Gebang, Selasa, 10 Februari 2026.
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Republik Indonesia terkait Gerakan Indonesia Asri.
Bupati Cirebon, Drs H Imron, MAg menyampaikan, permasalahan sampah di kawasan pantai sebagian besar berasal dari sampah rumah tangga yang dibuang ke sungai dan terbawa arus saat banjir hingga menumpuk di pesisir.
Bupati Imron pun mengajak masyarakat untuk berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, termasuk kawasan pesisir seperti di Pantai Baro, Desa Gebang Mekar, Kecamatan Gebang.
Ia menekankan pentingnya peran desa dan tokoh masyarakat dalam membina warga agar disiplin membuang sampah pada tempatnya.
“Kebersihan harus dimulai dari desa. Jika desa dan sungai bersih, maka pantai juga akan bersih,” ujar Imron.
Menurut Imron, persoalan sampah ini bahkan menjadi perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Seluruh daerah di Indonesia diinstruksikan untuk melakukan penanganan sampah hingga di tingkat bawah.
“Agar beban di tingkat kabupaten itu tidak begitu besar kalau sampah mulai diurai dari tingkat SD, RT, RW,” paparnya.
Komitmen Bupati Cirebon dalam mendukung Indonesia Asri juga dilakukan dengan mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan perangkat daerah menjaga kebersihan lingkungan kantor. Hal itu sebagai bagian dari disiplin kerja dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Bupati Cirebon Nomor 100.3.4.2/1/Dis LH tentang Wajib Menjaga Kebersihan Lingkungan Kantor yang ditetapkan pada 5 Februari 2026.
Surat edaran ini berlaku untuk seluruh unsur pemerintahan daerah, mulai dari sekretaris daerah, asisten, kepala perangkat daerah, camat, hingga pimpinan BUMD se-Kabupaten Cirebon, dan diterapkan di seluruh lingkungan kantor pemerintahan.
Sementara itu, Dandim 0620/Kabupaten Cirebon Letkol Inf Nizar Bachtiar menyebutkan, kegiatan bersih-bersih ini melibatkan sekitar 300 personel dari berbagai unsur. Pembersihan dilakukan di sepanjang kurang lebih dua kilometer garis pantai.
Kegiatan tersebut akan dilanjutkan secara bertahap mengingat volume sampah yang cukup tinggi.
“Kami targetkan kegiatan ini berkelanjutan sampai tumpukan sampah di kawasan pantai ini benar-benar selesai dibersihkan,” tukasnya.
Pemkab Cirebon pun berkomitmen melanjutkan upaya penanganan sampah secara berkelanjutan demi mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan asri.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















