SUARA CIREBON – Kerusakan jalan di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Cirebon menuai sorotan warga. Lubang-lubang yang menganga di sejumlah ruas strategis dinilai membahayakan keselamatan pengguna jalan, terutama di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat selama bulan Ramadan.
Salah satu titik yang paling disorot adalah sepanjang Jalan Sunan Drajat, tepatnya di sekitar kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon hingga depan pintu keluar Kantor Samsat Sumber. Setiap hari, ruas tersebut ramai dilintasi kendaraan roda dua maupun roda empat.
Warga Tukmudal, Muhamad Irfan yang hampir setiap hari melintasi ruas jalan tersebut menilai langkah perbaikan yang bersifat sementara belum menyentuh akar persoalan.
“Urukan material bekas itu hanya tambal sulam. Permukaan jadi makin tidak rata dan justru berbahaya,” ujar Irfan.
Menurut Irfan, menjelang magrib menjadi periode paling rawan karena penerangan minim. Sementara arus kendaraan cenderung padat dan pengendara kerap melaju usai melewati lampu merah.
Menanggapi hal tersebut Kepala Bidang Bina Marga DPUTR Kabupaten Cirebon, Rezza Fauzi, menyebut ruas jalan tersebut menjadi perhatian karena berfungsi sebagai jalur alternatif arus mudik dan balik lebaran.
DPUTR akan memprioritaskan perbaikan Jalan Sunan Drajat, tepatnya di kawasan perkantoran Pemerintah Kabupaten Cirebon, dalam waktu dekat ini.
“Kita akan prioritaskan. Apalagi Jalan Sunan Drajat ini merupakan jalur alternatif arus mudik dan balik lebaran,” ujar Rezza, Rabu, 25 Februari 2026.
Untuk jadwal pelaksanaan pekerjaan, Rezza mengaku masih akan berkoordinasi dengan jajaran internal DPUTR. Hal itu perlu dilakukan untuk memastikan kesiapan teknis di lapangan.
“Saya akan koordinasi dulu dengan rekan kerja. Tapi yang pasti, karena ini jalur alternatif mudik-balik, targetnya sebelum lebaran sudah selesai,” terangnya.
Perbaikan tersebut diharapkan dapat meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan, terutama saat terjadi lonjakan volume kendaraan pada periode mudik dan arus balik.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















