SUARA CIREBON – Gelaran Festival Ramadan yang menjadi magnet ekonomi musiman di Kota Cirebon kini memasuki babak baru.
Pemerintah Kota Cirebon melalui rapat evaluasi terbaru menegaskan akan segera melakukan penertiban administratif terhadap para pedagang yang berpartisipasi dalam event tahunan tersebut.
Langkah ini diambil bukan untuk membatasi ruang gerak UMKM, melainkan sebagai upaya standardisasi dan pemetaan data pedagang agar pelaksanaan festival lebih terukur dan akuntabel.
Wali Kota Cirebon Effendi Edo menyampaikan, sejak hadirnya Festival Ramadan, ruas jalan Kartini jelang berbuka kerap macet. Penyebabnya kendaraan yang berhenti sembarangan untuk memberi takjil.
“Perekonomian memang harus bangkit, tapi jangan sampai mengabaikan hak pengguna jalan lain. Saya minta tim di lapangan lebih tegas namun humanis dalam mengatur lalu lintas. Kita ingin ekonomi tumbuh, tapi wajah kota tetap tertata,’ tegas Wali Kota Cirebon seusai rapat, Jumat, 6 Maret 2026.
Masih kata Edo, kawasan Festival Ramadan menjadi pusat interaksi sosial sekaligus ladang rezeki bagi ratusan pelaku usaha kecil. Berdasarkan data 6.000 pengunjung per hari dengan omzet harian pedagang di angka Rp397.000.
“Saya bersyukur melihat geliat ekonomi kita begitu hidup. Semoga nanti sampai akhir Ramadan, suasana tetap kondusif, baik bagi pedagang maupun pembeli,” ujarnya.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Kota Cirebon, Iing Daiman mengungkapkan, rapat evaluasi sebagai pijakan untuk pembenahan total.
Fokus utama ke depan mencakup penataan ulang kantong parkir agar tidak mengganggu arus lalu lintas dua arah, serta penguatan sistem zonasi pedagang yang lebih rapi dan aksesibel.
“Melalui perbaikan yang berkelanjutan, Festival Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi pasar musiman, tetapi bertransformasi menjadi ikon wisata religi dan belanja yang membanggakan bagi seluruh warga Kota Cirebon,” harapnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















