Senin, April 6, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Rel Kereta Api Zaman Kolonial Belanda di Cirebon Mulai Dibongkar

Muhammad Surya by Muhammad Surya
Senin, 6 April 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Rel Kereta Api Zaman Kolonial Belanda di Cirebon Mulai Dibongkar

Pembongkaran bekas rel zaman Belanda di kawasan Kalibaru Kota Cirebon, Jumat, 3 April 2026.* (Foto: Surya/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Sisa-sisa infrastruktur bersejarah berupa rel kereta api peninggalan zaman kolonial Belanda yang selama ini tertanam di kawasan Kalibaru, Kota Cirebon, mulai dibongkar, Jumat, 3 April 2026.

Pembongkaran jalur rel kereta api itu menarik perhatian warga sekitar dan pengguna jalan, mengingat jalur tersebut merupakan bagian dari memori kolektif transportasi masa lalu di wilayah pesisir Cirebon.

Pantauan di lapangan, proses pembongkaran dilakukan dengan mencopot batang-batang rel yang sudah tua dari bantalannya.

Material rel yang dibongkar umumnya sudah berkarat dan tertimbun tanah atau aspal selama puluhan tahun. Langkah ini disinyalir merupakan bagian dari penataan kawasan Sungai Sukalila.

Pemerhati budaya dari Keraton Kacirebonan, Elang Iyan Ariffudin menilai, pembongkaran jalur rel kereta api peninggalan Belanda di kawasan tersebut, tidak menghargai jejak sejarah. Pasalnya, pembongkaran dilakukan dengan cara dipotong-potong oleh pekerja.

“Padahal jika dibongkar secara utuh, besi bekas rel kereta api itu bisa menjadi benda cagar budaya,” kata Elang Iyan, saat melihat langsung pembongkaran besi bekas rel kereta api di Kawasan Sungai Sukalila, Jumat, 3 April 2026.

Berita Terkait

Keraton Kasepuhan Cirebon segera Jadi Cagar Budaya Nasional

Keraton Kasepuhan Cirebon segera Jadi Cagar Budaya Nasional

Senin, 6 April 2026
Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Salam Khas “Kulanuun–Mangga” Resmi Diluncurkan

Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Salam Khas “Kulanuun–Mangga” Resmi Diluncurkan

Senin, 6 April 2026
Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Dorong Percepatan Pembangunan

Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Dorong Percepatan Pembangunan

Senin, 6 April 2026
Hari Jadi ke-544, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Ingatkan Memimpin dengan Keteguhan dan Paripurna

Hari Jadi ke-544, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Ingatkan Memimpin dengan Keteguhan dan Paripurna

Senin, 6 April 2026

Menurutnya, besi bekas rel kereta api itu merupakan saksi sejarah perkembangan transportasi di Kota Cirebon.

Iyan menuturkan, jalur rel di Kalibaru ini dulunya merupakan urat nadi transportasi logistik, terutama untuk mengangkut hasil bumi dan komoditas dari pelabuhan.

Keberadaannya menjadi bukti autentik kejayaan jalur kereta api di Cirebon pada masa pemerintahan Hindia Belanda.

“Pembongkaran ini menandai berakhirnya keberadaan fisik saksi bisu sejarah transportasi di kawasan tersebut, meski nilai sejarahnya diharapkan tetap terekam dalam dokumentasi kota,” katanya.

Iyan menceritakan, sebelum terkenal sebagai wilayah Kalibaru, lokasi ini dulu terkenal dengan nama Pakootookan atau orang Cirebon mengucapkan dengan nama Peklutukan. Pakootookan adalah sub-nomor urut 101 di wilayah division Cheribon dalam administrasi kolonial Inggris pada 1815-1816.

Pada awal abad ke-20, Jalan Peklutukan menjadi jalur penting yang menghubungkan berbagai kawasan, mulai dari Kesenden hingga jembatan Kalianyar. Di sepanjang jalur tersebut terdapat permukiman warga seperti Kebonbenteng, Kemlaten, hingga Kebonbaru, sementara sisi lainnya masih berupa area persawahan.

Ia menambahkan, di kawasan itu juga pernah berdiri fasilitas penting seperti pabrik gas (Gaspabriek) dan rumah sakit pribumi yang kini menjadi Polres Cirebon Kota. Selain itu, terdapat pula Pasar Ikan (Vischpasar) dan galangan kapal (Scheepstimmerwerf) yang menandai aktivitas ekonomi pesisir pada masa itu.

“JalanPeklutukan berubah nama menjadi Jalan Kapten Samadikun, untuk mengabadikan tokoh pejuang kemerdekaan yang gugur dalam pertempuran laut di perairan Cirebon,” jelasnya.

Menurutnya, jika bekas besi rel itu tidak dibongkar, maka bisa menjadi salah satu cagar budaya di Cirebon yang perlu dilestarikan. Agar generasi penerus mengetahui bahwa kawasan Sukalila memiliki sejarah perkembangan Kota Cirebon di masa lalu sampai saat ini.

Dengan dibongkarnya rel-rel tersebut, diharapkan, menghilangkan gundukan atau sisa rel yang seringkali membuat permukaan jalan tidak rata. Kawasan Kalibaru diharapkan menjadi lebih rapi dan tertata pasca pembersihan material tua.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonKeretaKereta ApiKereta Api di CirebonKereta BelandaKereta Zaman BelandaKolonialRel Kereta ApiRel Kereta Api di Cirebon
Muhammad Surya

Muhammad Surya

Berita Terkait

Keraton Kasepuhan Cirebon segera Jadi Cagar Budaya Nasional
Cirebon

Keraton Kasepuhan Cirebon segera Jadi Cagar Budaya Nasional

by Muhammad Surya
Senin, 6 April 2026
Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Salam Khas “Kulanuun–Mangga” Resmi Diluncurkan
Cirebon

Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Salam Khas “Kulanuun–Mangga” Resmi Diluncurkan

by Dede Kurniawan
Senin, 6 April 2026
Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Dorong Percepatan Pembangunan
Cirebon

Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Dorong Percepatan Pembangunan

by Islahuddin
Senin, 6 April 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Keraton Kasepuhan Cirebon segera Jadi Cagar Budaya Nasional

Keraton Kasepuhan Cirebon segera Jadi Cagar Budaya Nasional

Senin, 6 April 2026
Rel Kereta Api Zaman Kolonial Belanda di Cirebon Mulai Dibongkar

Rel Kereta Api Zaman Kolonial Belanda di Cirebon Mulai Dibongkar

Senin, 6 April 2026
Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Salam Khas “Kulanuun–Mangga” Resmi Diluncurkan

Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Salam Khas “Kulanuun–Mangga” Resmi Diluncurkan

Senin, 6 April 2026
Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Dorong Percepatan Pembangunan

Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Bupati Imron Dorong Percepatan Pembangunan

Senin, 6 April 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.