SUARA CIREBON – Satlantas Polres Cirebon Kota memberlakukan rekayasa lalu lintas di sejumlah ruas jalan utama Kota Cirebon, mulai Selasa hingga Jumat, 23-27 Juni 2026.
Kasat Lantas Polres Cirebon Kota, AKP Hadi Suryanto, mengatakan, rekayasa lalu lintas yang dilakukana salah satunya adalah penutupan total sepanjang Jalan Siliwangi, tepatnya mulai dari Alun-alun Kejaksan hingga persimpangan Jalan Moh Toha.
Rekayasa lalu lintas itu dilakukan untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas selama pelaksanaan Porsenitas XIII Tahun 2026 dan perayaan Hari Jadi ke-599 Cirebon.
Kawasan tersebut akan dialokasikan khusus untuk area pameran produk unggulan dan mobilitas pengunjung.
Sebagai solusi, pihak kepolisian telah menyiapkan rute pengalihan arus dari arah Krucuk diarahkan melintasi Jalan Moh Toha ke Jalan Kapten Damsur lalu ke Jalan Veteran.
Dari arah Jalan Kartini dan PGC, arus dialihkan menuju Jalan Veteran kemudian berbelok ke Jalan Kapten Damsur menuju Jalan Moh Toha.
Untuk menghindari kepadatan, Satlantas telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif yang dapat digunakan masyarakat.
Adapun pengendara dari arah Pusat Grosir Cirebon (PGC) juga diminta melintas melalui Jalan Veteran, Jalan Kapten Damsur dan Jalan Moh Toha.
“Kami mengimbau masyarakat agar mematuhi rambu-rambu dan petunjuk petugas di lapangan, serta menyesuaikan waktu dan rute perjalanan agar tidak terjebak kepadatan,” kata AKP Hadi Suryanto, Selasa, 23 Juni 2026.
Untuk diketahui, penutupan Jalan Siliwangi juga berkaitan dengan digelarnya Pameran Produk Unggulan Daerah Kunci Bersama yang berlangsung pada 23-27 Juni 2026. Pameran ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-599 Cirebon dan Porsenitas 2026.
Pameran tersebut menghadirkan peserta dari 10 daerah anggota Kunci Bersama, sekaligus menjadi ajang promosi bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM). 10 daerah yang tergabung dalam KUNCI BERSAMA, yakni Kabupaten Kuningan, Kota dan Kabupaten Cirebon, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Cilacap, Kabupaten Brebes, Kota Banjar, Kabupaten Majalengka, Kabupaten Pangandaran, dan Kabupaten Indramayu.
Beragam produk unggulan daerah, mulai dari kerajinan tangan, makanan olahan, hingga produk kreatif, dipamerkan untuk masyarakat luas.
Dengan padatnya agenda di pusat kota, warga maupun pendatang yang hendak beraktivitas di kawasan Alun-alun Kejaksan diimbau lebih cermat merencanakan perjalanan.
Rekayasa lalu lintas ini diharapkan mampu menjaga kelancaran arus kendaraan tanpa mengurangi semarak perayaan di jantung Kota Cirebon.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















