SUARA CIREBON – Anak-anak sekolah dari tiga kecamatan di Kabupaten Cirebon antusias mengikuti pelatihan melukis kaca yang diselenggarakan di Gedung Kesenian Gegesik, Kecamatan Gegesik.
Dalam kegiatan tersebut, mereka tidak hanya mendapatkan pengetahuan mengenai seni lukis kaca, tetapi juga berkesempatan mempraktikkan secara langsung teknik melukis pada media kaca.
Para siswa juga mendapatkan materi mengenai sejarah, nilai budaya, serta teknik dasar melukis kaca yang menjadi salah satu kesenian khas Cirebon dari dua narasumber, yaitu Pendamping Bidang Kebudayaan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Cirebon, Toto, dan seniman lukis kaca dari Kecamatan Gegesik, Bahenda.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A) Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, menyampaikan, pelatihan ini juga melibatkan para pendamping dari tiga kecamatan tersebut.
Fitri mengatakan, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong kreativitas anak sekaligus mengenalkan dan melestarikan seni budaya lokal kepada generasi muda.
Menurut Fitri, pelatihan melukis kaca merupakan salah satu bentuk pemberdayaan anak melalui pendekatan seni dan budaya yang memiliki nilai edukatif, kreatif, dan produktif. Seni lukis kaca merupakan warisan budaya yang perlu terus diperkenalkan kepada generasi muda.
Selain memiliki nilai estetika yang tinggi, seni tersebut juga menyimpan potensi ekonomi yang dapat dikembangkan di masa mendatang.
“Kami ingin memberikan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan kreativitas, menumbuhkan rasa percaya diri, serta mengenal lebih dekat budaya daerah yang menjadi identitas Kabupaten Cirebon,” kata Fitri, Selasa, 23 Juni 2026.
Melalui kegiatan tersebut, peserta diharapkan mampu mengembangkan kreativitas sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap budaya lokal.
Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Yuliana, menambahkan, pelatihan melukis kaca merupakan salah satu rangkaian kegiatan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 di Kabupaten Cirebon.
Menurutnya, peringatan HAN menjadi momentum untuk memberikan ruang partisipasi yang lebih luas bagi anak-anak dalam kegiatan positif yang mendukung tumbuh kembang mereka.
Melalui pelatihan tersebut, Pemkab Cirebon berharap lahir generasi muda yang kreatif, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian seni dan budaya daerah sebagai bagian dari identitas dan kekayaan lokal Kabupaten Cirebon.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















