SUARA CIREBON – Empat nama diprediksi bakal meramaikan bursa calon ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon untuk berkontestasi pada Musyawarah Daerah (Musda) yang direncanakan dilaksanakan, pada akhir Agustus 2026 ini.
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Golkar Kabupaten Cirebon, Juhani Bungsu, mengatakan, empat nama yang berpotensi bertarung memperebutkan kursi ketua yakni Dia Ramayana, Teguh Rusiana Merdeka, Anton Maulana, dan Sunandar Priyowudarmo.
“Keempat nama tersebut memiliki kapasitas dan pengalaman politik yang cukup untuk memimpin partai. Saya menilai rekam jejak politik menjadi modal utama keempat figur tersebut,” kata Bungsu –sapaan akrab Juhani Bungsu- saat dikonfirmasi, Kamis, 6 Agustus 2026.
Bungsu menuturkan, sosok Teguh memiliki pengalaman sebagai Ketua DPD Golkar Kabupaten Cirebon dan dua periode menjadi anggota bahkan pimpinan DPRD. Sementara Dia Ramayana, memiliki modal politik yang cukup kuat.
“Buktinya, pas kontestasi perebutan kandidat di Pilkada, Dia Ramayana lah yang mendapat rekomendasi DPP untuk maju sebagai kandidat calon wakil bupati,” katanya.
Sedangkan Anton, menurut Bungsu, merupakan politisi senior yang juga telah dua periode menjadi anggota dewan.
“Prio –sapaan Sunandar Priowudarmo, merupakan kader paling senior. Pernah menjadi ketua DPD, wakil ketua DPRD, dan kini masuk dalam jajaran kepengurusan DPD Golkar Jawa Barat,” ujarnya.
Bungsu menegaskan, sebagai partai modern, Golkar membuka kesempatan luas kepada seluruh kader yang ingin ikut berkontestasi dalam Musda.
“Musda tetap terbuka bagi kader lain yang memenuhi syarat untuk maju sebagai calon ketua,” tegasnya.
Ia mengakui, hasil Pilkada 2024 belum mampu mengantarkan kader Golkar meraih kemenangan. Perolehan suara Golkar pada Pemilu Legislatif 2024 mengalami penurunan dibanding pemilu sebelumnya, meski jumlah kursi di DPRD Kabupaten Cirebon tetap bertahan.
Meski begitu, kandidat yang kemarin maju atau menjadi unsur pimpinan di DPD Golkar, dinilai masih layak untuk kembali bersaing di musda.
“Politik itu investasi. Capaian elektoral menjadi salah satu indikator yang akan menjadi bahan evaluasi dalam Musda nanti,” katanya
Disinggung mengenai persiapan Musda, Bungsu mengatakan, saat ini jajaran pengurus DPD Golkar Kabupaten Cirebon dijadwalkan menggelar rapat persiapan sebagai tindak lanjut setelah kepengurusan DPD Golkar Jawa Barat rampung.
Ia berharap Musda dapat digelar secepatnya, bahkan menargetkan pelaksanaannya pada akhir Agustus 2026.
“Jawa Barat sudah memberi sinyal. Pelaksanaan Musda kabupaten/kota diserahkan kepada masing-masing daerah. Saya berharap akhir Agustus sudah bisa digelar,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















