SUARA CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon menegaskan bahwa kunci utama pemutusan mata rantai stunting terletak pada ketatnya pengawasan kesehatan sejak masa kehamilan hingga masa balita. Langkah preventif berupa pemeriksaan kehamilan (Antenatal Care/ANC) rutin dan pemenuhan imunisasi dasar lengkap kini menjadi fokus perhatian utama dalam evaluasi penanganan stunting daerah.
Dalam evaluasi berkala yang digelar Pemkot Cirebon, intervensi di tingkat dasar—seperti layanan di Posyandu dan Puskesmas—dinilai menjadi “benteng pertahanan pertama” yang tidak boleh lolos dari pemantauan.
“Kita tidak bisa hanya berfokus pada penanganan ketika anak sudah terlanjur mengalami gangguan pertumbuhan. Pencegahan nyata itu dimulai sejak janin dalam kandungan melalui pemeriksaan kehamilan yang teratur, serta kepastian bahwa setiap bayi mendapatkan hak imunisasi dasarnya secara utuh,” ujar Wakil Wali Kota Cirebon Siti Farida Rosmawati dalam forum evaluasi tersebut, Kamis, 13 Agustus 2026.
Pendekatan ini menggarisbawahi pentingnya pemantauan ketat pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Pemeriksaan kehamilan yang konsisten memungkinkan tenaga kesehatan mendeteksi dini risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) maupun anemia pada ibu hamil. Sementara itu, kelengkapan imunisasi memastikan daya tahan tubuh bayi tetap optimal sehingga terhindar dari penyakit infeksi berulang yang dapat memicu stunting.
”Setiap ibu hamil yang memeriksakan kandungannya secara berkala dan setiap balita yang rutin ditimbang serta diimunisasi adalah investasi besar bagi masa depan Kota Cirebon. Koordinasi antara kader Posyandu, Puskesmas, dan pendamping keluarga harus makin solid agar tidak ada warga yang terlewat,” tambahnya.
Selain pengawasan medis, evaluasi ini juga menyoroti pentingnya edukasi bagi keluarga dan remaja putri sebagai calon orang tua. Pemkot Cirebon berkomitmen memperkuat sinergi lintas sektor, melibatkan kader lapangan untuk memantau langsung rekam medis dan tumbuh kembang anak di tingkat RT/RW.
Melalui penekanan pada pemeriksaan kehamilan dan imunisasi ini, Pemkot Cirebon optimistis target penurunan angka stunting tidak hanya tercapai secara kuantitatif, tetapi juga melahirkan generasi yang benar-benar sehat dan berdaya saing secara berkelanjutan.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















