Senin, Agustus 24, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Akui Limbah Cemari Lingkungan, Perajin Batu Alam Cirebon Minta Pendampingan Pemerintah

Vicky Sugiarto by Vicky Sugiarto
Senin, 24 Agustus 2026
in Berita Utama, Cirebon, Ekonomi Bisnis
Reading Time: 3 mins read
A A
Perajin Batu Alam Cirebon

Seorang perajin batu alam di wilayah Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, sedang mengolah batu menjadi sebuah kerajinan.* (Foto: Dokumen/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Para perajin batu alam di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, meminta pendampingan teknis pemerintah daerah dalam pengelolaan limbah usaha. Para perajin mengakui aktivitas usaha yang berlangsung secara turun-temurun menghasilkan limbah yang berpotensi mencemari lingkungan.

Selain dari aktivitas perajin di Dukupuntang, para pelaku usaha menilai pencemaran juga dapat berasal dari sejumlah perajin batu alam di Desa Lengkong, Kabupaten Majalengka, yang berada di kawasan hulu aliran sungai.

Para perajin mengaku telah berupaya melakukan pengelolaan limbah secara mandiri. Namun, mereka berharap mendapatkan pendampingan teknis dari pemerintah agar sistem pengelolaan yang diterapkan lebih efektif dan sesuai standar lingkungan.

Salah seorang perajin batu alam, Dodi, mengatakan industri batu alam di wilayah Dukupuntang didominasi usaha rumahan atau home industry yang telah berkembang sejak puluhan tahun lalu.

Perajin Batu Alam Cirebon
Seorang perajin batu alam di Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, Dodi, bicara terkait limbah akibat aktivitas perajin batu alam, Senin, 24 Agustus 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Menurutnya, persoalan limbah yang mengalir ke sungai bukan masalah baru dan hingga kini masih menjadi tantangan yang belum sepenuhnya terselesaikan.

“Memang usaha kami menghasilkan limbah, namun persoalan limbah ini sudah ada sejak dulu dan sampai sekarang belum sepenuhnya teratasi,” ujarnya, Senin, 24 Agustus 2026.

Paguyuban Perajin Batu Alam Cirebon terus berupaya meminimalkan dampak lingkungan dengan membangun instalasi pengolahan air limbah (IPAL) secara bertahap. Saat ini, lebih dari separuh pelaku usaha batu alam disebut telah memiliki fasilitas IPAL sederhana yang dibangun secara swadaya.

Sistem pengolahan limbah yang diterapkan masih mengandalkan pengalaman para perajin. Limbah cair terlebih dahulu dialirkan ke beberapa kolam penampungan bersekat sebelum dibuang ke saluran air.

“Air limbah masuk ke kolam pertama, kedua, ketiga hingga keempat, dikolam awal, endapan limbah akan mengumpul dan secara berkala kami keruk, setelah melewati beberapa kolam, kondisi air menjadi lebih bersih,”ucapnya.

Limbah Batu Alam Cirebon
Aliran air sungai di wilayah Kecamatan Palimanan Cirebon terlihat kecoklatan yang disinyalir tercemar limbah produksi batu alam serta diyakini telah mengubah kondisi sungai, dan ekosistem termasuk lahan pertanian di desa-desa aliran limbah.* (Foto: Dokumen/Suara Cirebon)

Kendati demikian, para perajin masih membutuhkan arahan dan pendampingan teknis dari instansi terkait, khususnya yang membidangi lingkungan hidup. Pendampingan dinilai diperlukan agar sistem pengelolaan limbah yang diterapkan dapat berjalan lebih optimal.

“Kami selama ini melakukan pengelolaan berdasarkan yang kami ketahui, belum ada pendampingan teknis secara khusus dari dinas terkait,” ungkapnya.

Jumlah perajin batu alam di Kabupaten Cirebon diperkirakan mencapai sekitar 400 unit usaha. Dari sektor tersebut, sekitar 23 ribu orang disebut menggantungkan mata pencaharian, baik sebagai pekerja langsung maupun pelaku usaha pendukung lainnya.

“Kalau dihitung secara keseluruhan, sekitar 23 ribu orang menggantungkan hidup dari industri batu alam ini,” katanya.

Rata-rata satu unit usaha batu alam mempekerjakan sedikitnya 15 tenaga kerja. Karena itu, industri batu alam dinilai memiliki kontribusi besar terhadap penyerapan tenaga kerja dan perputaran ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah Dukupuntang dan sekitarnya.

“Di satu sisi memang ada dampak limbah yang harus kami benahi, tapi di sisi lain, industri ini juga menyerap banyak tenaga kerja dan menggerakkan ekonomi masyarakat,” jelasnya.

Perajin Batu Alam Cirebon
Seorang perajin batu alam di wilayah Kecamatan Dukupuntang, Kabupaten Cirebon, sedang mengolah batu menjadi sebuah kerajinan.* (Foto: Dokumen/Suara Cirebon)

Geliat ekonomi di wilayah Dukupuntang menjadi salah satu dampak positif keberadaan industri batu alam. Meningkatnya pendapatan masyarakat turut mendorong tumbuhnya berbagai usaha kecil dan aktivitas perdagangan di sekitar kawasan tersebut.

Karena itu, para perajin berharap pemerintah tidak hanya menyoroti persoalan limbah, tetapi juga hadir memberikan solusi melalui pembinaan dan pendampingan. Langkah tersebut dinilai penting agar industri yang menjadi sumber penghidupan ribuan warga dapat terus berjalan tanpa mengabaikan aspek lingkungan.

“Kami siap menerima arahan, pembinaan, dan mengikuti regulasi yang ditetapkan pemerintah, kami bukan perusahaan besar, melainkan UMKM dan home industry yang memiliki keterbatasan. Karena itu kami berharap dibimbing dalam pengelolaan limbah,” tegasnya.

Para perajin juga meminta masyarakat tidak serta-merta menuding seluruh pencemaran lingkungan berasal dari aktivitas perajin batu alam. Mereka menyatakan telah menunjukkan komitmen untuk memperbaiki sistem pengelolaan limbah dan membutuhkan dukungan berbagai pihak agar upaya tersebut berjalan maksimal.

Berita Terkait

Rdf Gempol Cirebon Kembali Terhenti, Bumdes Menunggu Po Industri

RDF Gempol Cirebon Kembali Terhenti, BUMDes Menunggu PO Industri

Senin, 24 Agustus 2026
Bupati Cirebon

Bupati Imron Dorong Lomba Tari Kreasi Nusantara Jadi Agenda Tahunan di Kabupaten Cirebon

Senin, 24 Agustus 2026
Terungkap, Arca Situs Batu Semar Pejambon Cirebon Bukan Peninggalan Sejarah

Terungkap, Arca Situs Batu Semar Pejambon Cirebon Bukan Peninggalan Sejarah

Senin, 24 Agustus 2026
Mahika Corp

Mahika Corp Bidik Pengelolaan 5.000 Ton Sampah per Hari di Ciayumajakuning

Minggu, 23 Agustus 2026

“Kami siap mengelola limbah dengan lebih baik, yang kami butuhkan adalah bimbingan dan pendampingan agar usaha tetap berjalan, masyarakat tetap bekerja, dan lingkungan juga tetap terjaga,” pungkasnya.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: Batu Alam CirebonCirebonLimbahLimbah Batu AlamLimbah Batu Alam Cirebon
Vicky Sugiarto

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Rdf Gempol Cirebon Kembali Terhenti, Bumdes Menunggu Po Industri
Cirebon

RDF Gempol Cirebon Kembali Terhenti, BUMDes Menunggu PO Industri

by Vicky Sugiarto
Senin, 24 Agustus 2026
Bupati Cirebon
Cirebon

Bupati Imron Dorong Lomba Tari Kreasi Nusantara Jadi Agenda Tahunan di Kabupaten Cirebon

by Islahuddin
Senin, 24 Agustus 2026
Terungkap, Arca Situs Batu Semar Pejambon Cirebon Bukan Peninggalan Sejarah
Cirebon

Terungkap, Arca Situs Batu Semar Pejambon Cirebon Bukan Peninggalan Sejarah

by Islahuddin
Senin, 24 Agustus 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Rdf Gempol Cirebon Kembali Terhenti, Bumdes Menunggu Po Industri

RDF Gempol Cirebon Kembali Terhenti, BUMDes Menunggu PO Industri

Senin, 24 Agustus 2026
Bupati Cirebon

Bupati Imron Dorong Lomba Tari Kreasi Nusantara Jadi Agenda Tahunan di Kabupaten Cirebon

Senin, 24 Agustus 2026
Perajin Batu Alam Cirebon

Akui Limbah Cemari Lingkungan, Perajin Batu Alam Cirebon Minta Pendampingan Pemerintah

Senin, 24 Agustus 2026
Terungkap, Arca Situs Batu Semar Pejambon Cirebon Bukan Peninggalan Sejarah

Terungkap, Arca Situs Batu Semar Pejambon Cirebon Bukan Peninggalan Sejarah

Senin, 24 Agustus 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.