SUARA CIREBON – Bupati Cirebon, H Imron mendorong Lomba Tari Kreasi Nusantara digelar secara kontinu. Dorongan Bupati tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon dalam pelestarian seni dan budaya melalui pembinaan generasi muda.
Menurut Imron, Lomba Tari Kreasi Nusantara yang digelar di Pendopo Bupati Cirebon pada Sabtu, 22 Agustus 2026 perlu terus dilakukan secara berkelanjutan. Bahkan, ia mendorong Lomba Tari Kreasi Nusantara menjadi agenda tahunan di Kabupaten Cirebon.
“Kami minta ini dilanjutkan, kegiatan semacam ini perlu terus digelar secara berkelanjutan. Karena budaya dan seni itu sangat melekat pada Kabupaten Cirebon, masyarakat Kabupaten Cirebon,” kata Imron, Senin, 24 Agustus 2026.
Menurut Imron, keberadaan sanggar seni memiliki peran penting dalam membentuk dan mengembangkan kemampuan anak. Dukungan orang tua pun menjadi bagian penting dalam proses pembinaan tersebut.
Imron juga mengapresiasi orang tua yang telah mendorong anak-anak mereka bergabung dengan sanggar dan mengikuti latihan secara rutin.
Mengingat, kemampuan seni tidak selalu dimiliki setiap orang. Sehingga, anak yang memiliki bakat seni perlu mendapatkan ruang pembinaan agar potensinya terus berkembang.
“Tidak semua orang itu pandai terhadap seni ya. Tapi punya karakter tersendiri. Maka, anak-anak ini harus tetap dibina di sanggar-sanggar agar terus tumbuh dan menjadi juara,” terang Imron.
Karenanya, ia mengapresiasi Disbudpar Kabupaten Cirebon serta panitia yang telah menghadirkan ruang bagi anak-anak untuk mengembangkan bakat seni dan budaya.
Imron juga meminta para peserta tidak berkecil hati jika belum berhasil meraih juara. Hasil perlombaan bukan akhir dari proses, melainkan bagian dari perjalanan untuk meningkatkan kemampuan.
“Kepada orang tua dan anaknya yang belum juara atau masih tingkat juara harapan, jangan pesimis. Teruslah berlatih supaya anak-anak menjadi juara,” ucapnya.
Selain menjadi ajang kompetisi, Lomba Tari Kreasi Nusantara dinilai dapat memperkenalkan kekayaan seni dan budaya kepada generasi muda. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi anak-anak untuk berani tampil, mengasah kreativitas, dan mempertahankan kecintaan terhadap budaya.
Imron berharap kegiatan serupa dapat berlangsung setiap tahun, sehingga semakin banyak generasi muda yang terlibat dalam aktivitas seni dan budaya. Ia menegaskan, Pemkab Cirebon akan terus memberikan apresiasi terhadap kegiatan yang mendorong tumbuhnya seni dan budaya di tengah masyarakat.
Dengan pembinaan yang konsisten, potensi anak-anak di bidang seni diharapkan dapat berkembang hingga mampu berprestasi di tingkat yang lebih luas.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















