SUARA CIREBON – Mahasiswa Program Studi Bahasa dan Sastra Arab (BSA) UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon memperkuat pembelajaran Bahasa Arab dalam pelaksanaan KKN-PPL Internasional Fakultas Ushuluddin dan Adab di Maahad Al Iman Li Ulumil Quran, Kuala Ketil, Kedah, Malaysia.
Program tersebut menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan kompetensi akademik sekaligus memperoleh pengalaman mengajar di lingkungan pendidikan Islam lintas negara.
Dua mahasiswa BSA, Wiwik Julianingsih dan Dodi Setiawan, terlibat langsung dalam berbagai aktivitas pendidikan di Maahad Al Iman Li Ulumil Quran. Keduanya mengajar Bahasa Arab, Nahwu, dan Shorof untuk kelas Tsanawi Banin dan Banat.
Selain mengajar, mahasiswa juga mengikuti pembinaan dan penguatan wawasan keilmuan bersama akademisi dari Universiti Islam Antarabangsa Sultan Abdul Halim Mu’adzam Shah (UniSHAMS).
Rangkaian kegiatan dimulai pukul 07.30 waktu setempat melalui sesi perkumpulan dan motivasi. Dalam kesempatan tersebut, Dodi Setiawan menyampaikan motivasi kepada para santri dan elemen pendidikan di Maahad.
Dodi mengajak para santri untuk menumbuhkan semangat dan kesungguhan dalam mempelajari Bahasa Arab. Menurutnya, Bahasa Arab memiliki posisi penting dalam tradisi keilmuan Islam karena merupakan bahasa Al-Qur’an dan bahasa yang digunakan Nabi Muhammad SAW.
Dodi juga menyampaikan ungkapan yang dinisbatkan kepada Sayyidina Umar bin Khattab RA, “Belajarlah kalian bahasa Arab, kemudian ajarkan kepada orang lain.”
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa mempelajari Bahasa Arab bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan pembelajaran di kelas, tetapi juga menjadi bekal untuk memahami sumber-sumber keislaman serta membagikan pengetahuan kepada orang lain.
Usai sesi motivasi, kegiatan dilanjutkan dengan pembelajaran pada pukul 08.00 hingga 14.00 waktu setempat. Wiwik Julianingsih dan Dodi Setiawan mengajar di kelas Tsanawi Banin dan Banat sesuai jadwal yang ditetapkan pihak Maahad.
Materi yang diberikan meliputi Bahasa Arab, Nahwu, dan Shorof. Pembelajaran tersebut menjadi kesempatan bagi mahasiswa BSA untuk menerapkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam praktik pembelajaran secara langsung.
Wiwik Julianingsih juga mengembangkan latihan muhadatsah dengan pendekatan komunikatif agar santri lebih aktif menggunakan Bahasa Arab dalam proses pembelajaran. Kegiatan tersebut mendapat pendampingan dari Ustadzah Safa, pengajar Bahasa Arab asal Mesir.
Setelah proses pembelajaran, Wiwik turut melakukan evaluasi menggunakan Bahasa Arab. Pendekatan tersebut mendapat apresiasi dari Ustadzah Safa yang melihat antusiasme santri dalam mengikuti pembelajaran.
“Masyaallah, luar biasa. Tidak ada kesalahan, tidak ada kekurangan. Anak-anak sangat semangat dan paham belajar dengan Wiwik,” ujar Ustadzah Safa.
Antusiasme santri juga membuka kesempatan bagi Wiwik untuk dipercaya mengisi kelas tambahan Bahasa Arab bagi siswi kelas 5 Tsanawi Banat sebagai persiapan menghadapi ujian akhir.
Selain mengajar, mahasiswa KKN-PPL Internasional juga mengikuti sesi pembinaan bersama Dr. Ragab Ibrahim Ahmad, dosen Ilmu Balaghah dari UniSHAMS, pada pukul 16.00 hingga 16.45 waktu setempat.
Dalam sesi tersebut, Dr. Ragab menyampaikan materi mengenai pentingnya kesungguhan dalam menuntut ilmu. Materi diperkuat dengan penyampaian sejumlah hadis sahih dan syair ulama yang berisi pesan tentang motivasi, ketekunan, dan kesungguhan dalam belajar.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















