SUARA CIREBON – Sebanyak 1.140 mahasiswa baru Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) UIN Siber Cirebon mengikuti rangkaian Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) 2026 yang menggabungkan pembekalan akademik, pengenalan organisasi, isu sosial, hingga pelestarian budaya lokal Cirebon, Kamis, 27 Agustus 2026.
Mengusung tema “GARUDA (Generasi Unggul Tarbiyah Muda)”, PBAK FITK 2026 menjadi tahap awal bagi mahasiswa baru untuk mengenal lingkungan kampus dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akademik.
Salah satu agenda utama kegiatan tersebut adalah Talk Show Dekanat dan jajaran ketua jurusan. Forum itu menjadi ruang dialog bagi mahasiswa baru untuk mengenal pimpinan fakultas, pengelola program studi, serta sistem akademik dan kehidupan kemahasiswaan di FITK.
Mahasiswa baru juga diperkenalkan dengan berbagai organisasi kemahasiswaan, termasuk Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ). Pengenalan tersebut membuka informasi mengenai ruang pengembangan minat dan bakat, kepemimpinan, serta pengalaman berorganisasi selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
Wakil Dekan I FITK UIN Siber Cirebon, Dr. Hj. Atikah, M.Pd., menekankan pentingnya mahasiswa memahami perjalanan akademik sejak awal masa perkuliahan.
“Mahasiswa perlu memahami bahwa proses pendidikan di perguruan tinggi bukan hanya tentang mengikuti perkuliahan. Ada proses belajar, berorganisasi, membangun jejaring, dan mengembangkan kemampuan diri. Manfaatkan masa kuliah untuk bertumbuh secara akademik dan personal,” ujarnya.
Selain pembekalan akademik dan organisasi, PBAK FITK 2026 juga mengangkat isu sosial melalui sosialisasi Pusat Studi Gender dan Anak Disabilitas (PSGAD) yang disampaikan Dr. Hj. Masri’ah, M.Ag.
Materi tersebut membahas pentingnya kesetaraan, kepedulian terhadap anak, serta penghormatan terhadap penyandang disabilitas. Pembekalan itu diarahkan untuk membangun mahasiswa yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga kepekaan sosial dan sikap menghargai keberagaman.
Nuansa budaya lokal turut mewarnai rangkaian kegiatan melalui penampilan Tari Topeng Cirebon.
Pengenalan budaya lokal tersebut kemudian diperkuat melalui Talkshow Kearifan Lokal bertajuk “Menghidupkan dan Menumbuhkan Kearifan Lokal Budaya Cirebon di Era Digital pada Generasi Muda” bersama Dr. H. A. Casta, M.Pd.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak memandang budaya lokal sebagai identitas yang perlu dirawat sekaligus dikembangkan melalui kreativitas dan pemanfaatan teknologi digital.
Rangkaian PBAK FITK 2026 juga diisi Fashion Show, ice breaking, pernyataan sikap organisasi mahasiswa (Ormawa) FITK, serta berbagai kegiatan interaktif yang melibatkan mahasiswa baru.
Melalui rangkaian kegiatan tersebut, mahasiswa baru FITK UIN Siber Cirebon diperkenalkan pada kehidupan kampus yang tidak hanya berorientasi pada proses perkuliahan, tetapi juga pengembangan karakter, kemampuan berorganisasi, kepedulian sosial, dan pemahaman terhadap budaya lokal.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















