SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon akan menindaklanjuti laporan dugaan pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak yang dilakukan PT Yihong Novatex Indonesia terhadap pekerja di wilayah Cirebon Timur.
Wakil Bupati Cirebon, H Agus Kurniawan Budiman, mengatakan persoalan ketenagakerjaan tersebut akan dibahas pemerintah daerah melalui koordinasi lintas sektor. Pemkab Cirebon juga menyiapkan Satgas Investasi yang diharapkan dapat membantu mencari solusi terhadap berbagai persoalan yang muncul di lingkungan investasi.
“Pemkab Cirebon akan membahas persoalan tersebut dengan melibatkan berbagai pihak melalui koordinasi dan kolaborasi lintas sektor. Ini menjadi masukan untuk kami pemerintah daerah yang nantinya akan dibahas,” ujar Agus Kurniawan Budiman atau Jigus, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurut Jigus, penanganan persoalan investasi tidak hanya berkaitan dengan upaya menarik investor masuk ke Kabupaten Cirebon. Pemerintah daerah juga harus memastikan keberadaan perusahaan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Karena itu, Pemkab Cirebon akan melibatkan berbagai pihak, termasuk Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dalam membahas persoalan tersebut.
“Di samping kolaborasi dengan Forkopimda, nanti juga ada Satgas Investasi, terutama untuk memberikan solusi-solusi terkait permasalahan investasi yang ada di Kabupaten Cirebon,” katanya.
Jigus menegaskan, pemerintah daerah memiliki kepentingan menjaga iklim investasi tetap kondusif. Namun, kepentingan masyarakat dan tenaga kerja lokal juga harus menjadi perhatian.
Menurutnya, kehadiran investasi di Kabupaten Cirebon diharapkan mampu membuka lapangan pekerjaan dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar.
“Harapan pemerintah daerah ketika investasi datang di Kabupaten Cirebon, 80 persen tenaga kerjanya adalah masyarakat sekitar,” tegasnya.
Pemkab Cirebon, lanjut Jigus, saat ini tengah mendorong pertumbuhan investasi, khususnya di wilayah Cirebon Timur. Upaya tersebut harus dibarengi dengan terciptanya hubungan yang baik antara perusahaan, pemerintah daerah, pekerja, dan masyarakat.
“Saya bersama Pak Bupati sedang membangun investasi yang baik di Kabupaten Cirebon. Tentunya ini tidak lepas dari kolaborasi dengan Forkopimda untuk menjaga keamanan dan kenyamanan para investor yang datang ke Kabupaten Cirebon,” jelasnya.
Terkait persoalan yang muncul di lingkungan perusahaan, Jigus memastikan pemerintah daerah akan berupaya mencari solusi agar persoalan tidak berkembang dan menimbulkan dampak berkepanjangan.
Keberadaan Satgas Investasi nantinya diharapkan menjadi salah satu instrumen pemerintah daerah dalam menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan investasi, termasuk persoalan yang berdampak terhadap masyarakat dan tenaga kerja.
Jigus menekankan, pembangunan investasi harus memberikan manfaat bagi seluruh pihak. Selain menciptakan iklim usaha yang kondusif bagi investor, pemerintah daerah juga berkepentingan memastikan masyarakat sekitar memperoleh manfaat nyata dari kehadiran perusahaan.
Dengan demikian, pertumbuhan investasi di Kabupaten Cirebon, khususnya di wilayah Cirebon Timur, diharapkan dapat berjalan berkelanjutan sekaligus berkontribusi terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















