SUARA CIREBON – Komunitas Motor Seneng Ning Dalan (Sendal) memasuki babak baru setelah genap berusia satu tahun. Komunitas yang awalnya lahir dari lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Cirebon itu kini membuka keanggotaan bagi masyarakat umum.
Perubahan tersebut menandai arah baru Sendal yang ingin berkembang tidak hanya sebagai wadah penghobi sepeda motor, tetapi juga menjadi ruang silaturahmi dan kegiatan sosial yang memberi manfaat bagi masyarakat.
Ketua Umum Komunitas Sendal, Uus Sudrajat, mengatakan momentum anniversary pertama menjadi titik awal untuk memperluas keanggotaan komunitas.
Perayaan satu tahun Sendal digelar di kawasan Tenjo Laut, Kabupaten Kuningan, Sabtu (30/8/2026) malam, dengan mengusung tema “Kompak Bersama Sehati” (KOMBES).
“Sekarang Sendal sudah tidak lagi komunitas internal. Kalau awalnya dari Setda, sekarang sudah Seneng Ning Dalan dan kami membuka ruang bagi teman-teman di luar yang ingin ikut bergabung,” ujar Uus, Senin, 31 Agustus 2026.
Menurutnya, sejumlah anggota baru dari luar lingkungan Setda Kabupaten Cirebon juga telah resmi dilantik dalam perayaan anniversary tersebut.
Seiring semakin terbukanya keanggotaan, kegiatan Sendal kini lebih banyak dilakukan di luar jam kerja, terutama pada hari libur. Uus menegaskan, prinsip kekeluargaan, saling menjaga, memahami dan menghargai menjadi fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan komunitas.
Meski telah berkembang menjadi komunitas terbuka, Sendal tetap siap mendukung berbagai kegiatan pemerintah daerah apabila dibutuhkan.
“Ketika ada kegiatan pimpinan yang memang membutuhkan komunitas untuk ikut berpartisipasi, kami siap. Misalnya bersih-bersih Stadion Watubelah, kami juga mengirim anggota,” tegasnya.
Uus berharap Sendal terus berkembang tanpa meninggalkan tujuan utamanya sebagai wadah silaturahmi sekaligus sarana melakukan kegiatan sosial.
“Harapannya komunitas ini semakin besar, terus bergerak dan entry point-nya ingin bermanfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Sementara itu, Ketua Harian Komunitas Sendal, Sutaryo, mengatakan tema “Kompak Bersama Sehati” dipilih untuk memperkuat soliditas anggota memasuki tahun kedua perjalanan komunitas.
“Di usia satu tahun ini kita ingin membangun kekompakan, kebersamaan dan sehati. Harapannya Sendal semakin solid ke depan dan kegiatannya lebih banyak diarahkan pada sosial dan kebersamaan,” ujarnya.
Saat ini, Komunitas Sendal memiliki sekitar 56 anggota. Sebanyak 25 anggota turut ambil bagian dalam perayaan anniversary pertama di Kabupaten Kuningan.
Menurut Sutaryo, kegiatan sosial telah menjadi bagian dari perjalanan Sendal sejak komunitas tersebut berdiri. Sejumlah kegiatan telah dilakukan, mulai dari berbagi takjil, santunan anak yatim, kegiatan berbagi dengan masyarakat hingga aksi bersih-bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Cirebon.
“Kalau kegiatan sosial sudah cukup banyak. Dari awal kami berbagi takjil, santunan anak yatim, kemudian kegiatan berbagi dengan sesama dan bersih-bersih, khususnya di wilayah Cirebon,” paparnya.
Selain kegiatan sosial, touring tetap menjadi agenda utama komunitas. Touring jarak jauh dijadwalkan setiap tiga bulan, sedangkan kegiatan internal seperti kopi darat (kopdar) dan “Gas Tipis” dilaksanakan setiap bulan.
“Setiap bulan kami tetap ada kumpulan atau kopdar supaya kebersamaan tetap terjaga,” kata Sutaryo.
Ia menilai kegiatan berkendara bersama bukan sekadar aktivitas menyalurkan hobi. Touring dan kopdar juga menjadi sarana membangun komunikasi serta memperkuat hubungan antaranggota.
Memasuki tahun kedua, Sendal berharap semangat “Kompak Bersama Sehati” tidak berhenti sebagai tema perayaan, tetapi menjadi karakter komunitas dalam menjalankan berbagai program ke depan.
“Harapannya seperti tema anniversary ini, kompak, bersama dan sehati. Itu yang ingin kami jaga agar Sendal semakin solid ke depannya,” tuturnya.
Dengan keanggotaan yang kini terbuka untuk masyarakat umum serta kegiatan sosial yang terus dikembangkan, Sendal berupaya memperluas perannya sebagai komunitas otomotif yang aktif bergerak dan memberi manfaat bagi lingkungan.
Komunitas Sendal juga tercatat berada di bawah naungan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Jawa Barat dan IMI Pusat.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















