SUARA CIREBON – Kunjungan pasien ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Gunung Jati Cirebon meningkat dalam satu hingga dua pekan terakhir. Kenaikan tersebut didominasi pasien anak serta pasien dewasa dengan keluhan penyakit dalam.
Kepala Bidang Keperawatan RSUD Gunung Jati, Yogi Yana, mengatakan keluhan batuk, pilek dan demam menjadi sejumlah keluhan yang banyak dialami pasien anak yang datang ke IGD.
“Rata-rata pasien yang datang mengalami kegawatdaruratan penyakit dalam, seperti hipertermi, hipertensi, dan keluhan variatif lainnya. Peningkatan pasien anak juga dipicu oleh rujukan dari rumah sakit sekitar yang fasilitas atau kapasitas perawatan anaknya sudah melebihi batas,” ujar Yogi, Selasa (29/9).
Menurut Yogi, sebagian pasien yang datang ke IGD hanya memerlukan observasi selama sekitar dua hingga empat jam sebelum diperbolehkan pulang. Sementara mayoritas pasien rujukan telah memiliki indikasi untuk menjalani rawat inap.
Peningkatan kunjungan juga berdampak pada tingkat keterisian tempat tidur atau Bed Occupancy Rate (BOR) RSUD Gunung Jati. BOR yang sebelumnya berada di kisaran 60–65 persen kini meningkat menjadi sekitar 70–80 persen.
“Bahkan, keterisian ruangan di area Kemuning (rawat bayi) telah mencapai 91 persen,” katanya.
Untuk mengantisipasi penumpukan pasien di IGD, RSUD Gunung Jati telah menyiapkan area perawatan tambahan bagi pasien anak dan dewasa di lantai dua IGD. Area tersebut memiliki kapasitas sekitar 20 pasien.
Yogi mengatakan rumah sakit juga menyiapkan opsi penyesuaian ruang perawatan apabila jumlah pasien terus meningkat. Salah satunya dengan mengalihfungsikan ruang perawatan yang memiliki tingkat keterisian lebih rendah untuk pasien anak maupun dewasa.
“Langkah alih fungsi ruang perawatan akan disiapkan jika memang dibutuhkan. Namun untuk saat ini, kapasitas tempat tidur yang tersedia di RSUD Gunung Jati masih cukup memadai untuk menampung pasien,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















