SUARA CIREBON – Pengembangan Shelter Expo Center Watubelah, Kabupaten Cirebon, belum dapat dilanjutkan tahun depan karena keterbatasan anggaran. Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kabupaten Cirebon memastikan anggaran 2027 lebih diprioritaskan untuk pemeliharaan fasilitas yang sudah tersedia.
Kondisi tersebut membuat rencana penambahan 12 shelter atau kios di kawasan Watubelah belum dapat direalisasikan. Padahal, shelter tersebut menjadi bagian dari rencana pengembangan kawasan sebagai pusat kuliner dan area ekspo.
Kepala Bidang Sarana dan Pelaku Distribusi Disperdagin Kabupaten Cirebon Teguh Mulyono mengatakan, kebutuhan fasilitas di kawasan Watubelah hingga kini belum seluruhnya terpenuhi.
“Shelter di Watubelah masih kurang 12 kios lagi. Tidak ada penambahan shelter baik di Watubelah, Taman Parkir maupun di wilayah lainnya, paling perawatan,” ujar Teguh, Selasa, 6 Oktober 2026.
Menurut Teguh, anggaran pemeliharaan shelter yang diproyeksikan tersedia tahun depan hanya sekitar Rp200 juta. Dana tersebut akan digunakan untuk menjaga kondisi fasilitas yang sudah ada selama satu tahun.
“Rencana lanjutan penambahan fasilitas Watubelah tahun depan tidak ada. Tahun depan hanya pemeliharaan, kemungkinan kita mendapatkan hanya Rp200 juta untuk pemeliharaan shelter selama setahun,” katanya.
Teguh menjelaskan, keterbatasan anggaran juga menjadi kendala untuk menyelesaikan keseluruhan rencana pengembangan Expo Center Watubelah. Pada pekerjaan pembangunan sebelumnya, anggaran yang tersedia sekitar Rp4,525 miliar.
Sementara itu, kebutuhan anggaran untuk menyelesaikan seluruh pembangunan kawasan tersebut diperkirakan mencapai Rp39 miliar.
Dengan kondisi tersebut, konsep pengembangan Watubelah sebagai kawasan ekspo dan pusat kuliner belum dapat diwujudkan secara keseluruhan. Penambahan fasilitas akan menunggu ketersediaan anggaran pada tahun berikutnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















