SUARA CIREBON – Wakil Bupati Cirebon H Agus Kurniawan Budiman menyoroti tantangan wartawan di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, perkembangan teknologi membuat wartawan tidak hanya dituntut menyampaikan berita secara cepat, tetapi juga memastikan informasi tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Hal tersebut disampaikan Jigus, sapaan akrab Agus Kurniawan Budiman, saat membuka Konferensi Daerah (Konferda) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Cirebon di Ruang Nyimas Gandasari, Kantor Bupati Cirebon, Rabu, 7 Oktober 2026.
Konferda PWI Kabupaten Cirebon mengusung tema “Bersatu, Beradaptasi dan Berdaya: Membangun Profesionalisme Wartawan di Era Disrupsi Digital”.
“Tantangan wartawan hari ini tidak hanya sekadar menyajikan berita secara cepat, tetapi juga menjaga akurasi, etika dan kebenaran informasi di tengah banjirnya informasi dan hoaks,” ujar Jigus.
Menurut Jigus, perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola kerja jurnalistik sekaligus memperbesar tantangan dalam menjaga kualitas informasi. Karena itu, wartawan dituntut terus meningkatkan kapasitas dan mampu beradaptasi dengan teknologi tanpa meninggalkan kode etik jurnalistik.
Jigus juga menilai media massa memiliki posisi strategis dalam kehidupan masyarakat. Selain menyampaikan informasi mengenai pembangunan, media berperan menyerap aspirasi masyarakat dan menjalankan fungsi kontrol sosial.
“Pemerintah daerah memandang peran PWI sangat vital dalam mendukung kondusivitas daerah, membangun literasi informasi yang sehat, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Cirebon,” katanya.
Ia berharap Konferda PWI tidak hanya menjadi forum pergantian kepengurusan, tetapi juga menjadi ruang evaluasi terhadap program kerja sebelumnya. Hasil evaluasi tersebut diharapkan menjadi dasar penyusunan program yang mampu menjawab perkembangan teknologi dan meningkatkan kapasitas wartawan.
“Program kerja yang disusun dituntut mampu menjawab tantangan era digital serta memperkuat kapasitas para wartawan di Kabupaten Cirebon,” jelasnya.
Jigus juga menyampaikan komitmen Pemkab Cirebon untuk tetap membangun komunikasi dan kerja sama dengan PWI dalam berbagai program pembangunan dan edukasi masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Cirebon berkomitmen untuk terus bersinergi dan bersatu padu dengan PWI Kabupaten Cirebon dalam berbagai program pembangunan dan edukasi masyarakat,” katanya.
Dalam Konferda tersebut, Mamat Rahmat terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PWI Kabupaten Cirebon periode 2026–2029. Mamat didampingi Ismail Marzuki sebagai sekretaris dan Zezen Zaenudin Ali sebagai bendahara.
Sementara itu, Ketua PWI Jawa Barat Tantan Sulthon Bukhawan mendorong kepengurusan baru PWI Kabupaten Cirebon memperkuat soliditas organisasi dan meningkatkan kompetensi wartawan, termasuk dalam menghadapi perkembangan kecerdasan buatan (AI).
“Kita harus tetap terus belajar, harus terus meng-upgrade diri, sehingga nilai-nilai profesi kita dan nilai-nilai marwah PWI semakin kuat,” ujar Tantan.
Ia juga mendorong pelatihan jurnalistik menjadi salah satu agenda utama kepengurusan PWI Kabupaten Cirebon periode 2026–2029.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















