Selasa, Oktober 13, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Dugaan Penganiayaan Perawat oleh Dokter di Cirebon, RS Sumber Waras Tunggu Hasil Pemeriksaan

Vicky Sugiarto by Vicky Sugiarto
Selasa, 13 Oktober 2026
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Perawat Korban Kekerasan Berinisial T Biacara Terkait Peristiwa Yang Dialaminya Setelah Mediasi, Selasa, 13 Oktober 2026.

Perawat korban kekerasan berinisial T biacara terkait peristiwa yang dialaminya setelah mediasi, Selasa, 13 Oktober 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Dugaan penganiayaan terhadap seorang perawat berinisial T oleh dokter bedah di Rumah Sakit Sumber Waras, Kabupaten Cirebon, menjadi sorotan. Korban mengaku mengalami luka di wajah, hidung berdarah, hingga lebam setelah diduga dipukul dan ditendang. Sementara itu, manajemen rumah sakit menyerahkan proses hukum kepada kepolisian dan masih mendalami kemungkinan pelanggaran etik oleh dokter yang bersangkutan.

Wakil Direktur Medis Rumah Sakit Sumber Waras, Heskiano, mengatakan, pihaknya tidak akan mencampuri proses hukum yang sedang berjalan. Untuk dugaan pelanggaran etik profesi, manajemen akan menunggu hasil pemeriksaan internal serta rekomendasi komite medis dan komite etik sebelum menentukan langkah lebih lanjut.

“Sikap rumah sakit sendiri menyerahkan ke proses jalur hukum, kita serahkan ke kepolisian untuk proses hukumnya,” ujar Heskiano, Selasa, 13 Oktober 2026.

Wakil Direktur Rs Sumber Waras, Heskiano (Tengah) Bicara Terkait Dugaan Penganiayaan Yang Dilakukan Oleh Oknum Dokter Terhadap Perawat Di Rumah Sakit Setempat, Selasa, 13 Oktober 2026.
Wakil Direktur RS Sumber Waras, Heskiano (tengah) bicara terkait dugaan penganiayaan yang dilakukan oleh oknum dokter terhadap perawat di rumah sakit setempat, Selasa, 13 Oktober 2026.* (Foto: Vicky/Suara Cirebon)

Menurutnya, pihak rumah sakit belum dapat memastikan kronologi kejadian karena terdapat perbedaan keterangan antara korban dan dokter yang dilaporkan. Dokter tersebut, berdasarkan penuturan Heskiano, membantah telah melakukan pemukulan.

“Kita belum bisa memastikan kronologinya. Menurut pengakuan dokternya tidak memukul, sedangkan dari perawatnya, dia bilang ada pemukulan. Makanya kita mau memanggil keduanya untuk menelusuri dan memverifikasi kasusnya seperti apa,” katanya.

Korban Mengaku Dipukul dan Ditendang

Sebelumnya, T mengungkapkan dugaan penganiayaan tersebut terjadi di lingkungan rumah sakit tempatnya bekerja. Ia mengaku mengalami kekerasan setelah persoalan hubungan pribadi dengan dokter yang dilaporkan memanas.

Menurut T, dirinya ingin mengakhiri hubungan dengan dokter tersebut karena telah memiliki pasangan baru dan berniat menjalin hubungan yang lebih serius. Persoalan kemudian mencuat setelah dokter tersebut mempertanyakan foto T bersama pasangan barunya.

“Malam itu beliau menghubungi saya dulu, minta saya klarifikasi masalah foto yang dikirim ke beliau. Saya coba jelasin,” tutur T.

Keesokan paginya, dokter tersebut disebut mendatangi ruangan tempat T bekerja. Setelah sempat mencari telepon genggamnya yang diakuinya diambil oleh dokter tersebut, T mengaku kembali mendapati dokter itu berada di ruangannya dalam keadaan marah.

T kemudian dibawa ke lorong dekat tangga darurat. Di lokasi tersebut, menurut pengakuannya, dokter kembali mempertanyakan foto yang menjadi persoalan sebelum dugaan penganiayaan terjadi.

Foto: Dokter Aniaya Perawat Di Cirebon - Suara Cirebon
Korban saat mendapatkan perawatan setelah dididuga dianiaya oleh oknum dokter beberapa hari lalu.* (Foto: Istimea)

T mengaku dipukul pada bagian hidung hingga mengalami mimisan. Ketika dokter tersebut keluar untuk mengambil tisu, ia berusaha melarikan diri. Namun, saat berada di dekat lift, dokter itu disebut kembali menghampirinya dan membawanya masuk.

Korban mengaku kembali mendapat pukulan pada wajah hingga tersungkur. Ia juga menyebut dokter tersebut menendang bagian wajahnya, termasuk di sekitar kelopak mata.

“Saya sudah sampai berdarah-darah, sudah lebam-lebam, makanya saya menyerahkan semuanya ke sini, laporan ke polisi,” ujarnya.

T juga mengaku dugaan kekerasan tersebut bukan kali pertama dialaminya. Ia menyebut pernah mengalami kejadian serupa pada tahun-tahun sebelumnya, tetapi saat itu memilih memaafkan karena merasa belum memiliki bukti yang cukup.

Atas kejadian terbaru tersebut, T memutuskan melaporkannya kepada polisi. Ia juga mengundurkan diri setelah sekitar lima tahun bekerja di rumah sakit itu karena tidak ingin kembali bertemu dengan dokter yang dilaporkan.

“Sekarang sudah resign karena saya tidak mau bertemu lagi dengan beliau. Kalau saya bertemu sama beliau, masih kebayang-bayang perlakuannya. Keluarga juga khawatir,” katanya.

Mediasi Belum Berhasil

T mengatakan, upaya mediasi telah dilakukan sebanyak tiga kali, tetapi belum menghasilkan kesepakatan. Ia berharap perkara tersebut diproses secara adil melalui mekanisme hukum.

“Saya minta kepada para pihak yang berwajib untuk memproses dengan adil tindakan yang beliau lakukan terhadap saya, sesuai prosedur hukum,” tuturnya.

Ayah korban, Endang Suherman, mengatakan, keluarga berharap perkara tersebut diselesaikan secara adil dan pihak yang terbukti bersalah mendapat sanksi sesuai ketentuan hukum.

Meski keluarga masih membuka kemungkinan penyelesaian melalui mediasi, Endang menegaskan proses hukum perlu tetap berjalan apabila kesepakatan tidak tercapai.

“Harapan dari keluarga, pelaku dapat timbalan atau hukuman sepenuhnya sesuai dengan ketentuan hukum,” ujarnya.

Rumah Sakit Pertimbangkan Sanksi Etik

Di sisi lain, Heskiano mengatakan, rumah sakit menghadapi kendala dalam memverifikasi kejadian karena tidak terdapat rekaman CCTV di lokasi yang diduga menjadi tempat penganiayaan. Korban juga telah mengundurkan diri, sehingga manajemen perlu menelusuri kembali keterangan pihak-pihak terkait.

Terkait kemungkinan sanksi terhadap dokter yang dilaporkan, termasuk pemberhentian, Heskiano menyebut keputusan belum dapat ditentukan. Manajemen akan mempertimbangkan rekomendasi komite medis dan komite etik beserta data pendukung lainnya.

“Bisa iya, bisa tidak. Saya tidak mau melampaui keputusan sidang dari komite medis. Acuannya nanti berdasarkan rekomendasi dari sidang komite etiknya seperti apa, manajemen mengambil keputusan berdasarkan itu juga,” jelasnya.

Heskiano mengakui kasus tersebut berdampak terhadap citra dan reputasi rumah sakit setelah dugaan penganiayaan beredar di media sosial. Meski demikian, manajemen masih menunggu hasil pendalaman untuk memastikan kronologi kejadian dan menentukan ada atau tidaknya pelanggaran etik profesi.

Berita Terkait

Bupati Cirebon, H Imron Saat Mendampingi Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, Meninjau Pelaksanaan Program Upland Di Kecamatan Sedong, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Dorong Pengembangan Agribisnis Gedong Gincu, Bupati Cirebon Tekankan Peningkatan Nilai Ekonomi

Selasa, 13 Oktober 2026
Ketua Pansus I Dprd Kabupaten Cirebon, Lukman Hakim.

DPRD Kabupaten Cirebon Godok Raperda Cagar Budaya, Bidik Pelestarian dan Ekonomi Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni.

Dinkes Kabupaten Cirebon Kembangkan Model Pemanfaatan DBHCHT untuk Perkuat KTR

Selasa, 13 Oktober 2026
Kasat Reskrim Polresta Cirebon Kompol, Irfan Alireja.

Kasus Uang Rp850 Juta Agen BRILink di Kaliwedi, Polisi Tangkap Satu Orang

Selasa, 13 Oktober 2026

Hingga kini, perkara tersebut masih memerlukan pendalaman lebih lanjut. Kepastian mengenai dugaan penganiayaan dan pertanggungjawaban pihak yang dilaporkan akan bergantung pada hasil proses hukum serta pemeriksaan internal rumah sakit.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonDokter di CirebonKabupaten CirebonPenganiayaan Perawat di CirebonPenganiayaan Perawat oleh DokterPenganiayaan Perawat oleh Dokter di CirebonPerawat di CirebonRS Sumber Waras
Vicky Sugiarto

Vicky Sugiarto

Berita Terkait

Bupati Cirebon, H Imron Saat Mendampingi Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, Meninjau Pelaksanaan Program Upland Di Kecamatan Sedong, Sabtu, 10 Oktober 2026.
Cirebon

Dorong Pengembangan Agribisnis Gedong Gincu, Bupati Cirebon Tekankan Peningkatan Nilai Ekonomi

by Islahuddin
Selasa, 13 Oktober 2026
Ketua Pansus I Dprd Kabupaten Cirebon, Lukman Hakim.
Cirebon

DPRD Kabupaten Cirebon Godok Raperda Cagar Budaya, Bidik Pelestarian dan Ekonomi Daerah

by Dede Kurniawan
Selasa, 13 Oktober 2026
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni.
Cirebon

Dinkes Kabupaten Cirebon Kembangkan Model Pemanfaatan DBHCHT untuk Perkuat KTR

by Islahuddin
Selasa, 13 Oktober 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Perawat Korban Kekerasan Berinisial T Biacara Terkait Peristiwa Yang Dialaminya Setelah Mediasi, Selasa, 13 Oktober 2026.

Dugaan Penganiayaan Perawat oleh Dokter di Cirebon, RS Sumber Waras Tunggu Hasil Pemeriksaan

Selasa, 13 Oktober 2026
Bupati Cirebon, H Imron Saat Mendampingi Direktur Jenderal Lahan Dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, Meninjau Pelaksanaan Program Upland Di Kecamatan Sedong, Sabtu, 10 Oktober 2026.

Dorong Pengembangan Agribisnis Gedong Gincu, Bupati Cirebon Tekankan Peningkatan Nilai Ekonomi

Selasa, 13 Oktober 2026
Ketua Pansus I Dprd Kabupaten Cirebon, Lukman Hakim.

DPRD Kabupaten Cirebon Godok Raperda Cagar Budaya, Bidik Pelestarian dan Ekonomi Daerah

Selasa, 13 Oktober 2026
Kepala Dinkes Kabupaten Cirebon, Hj Eni Suhaeni.

Dinkes Kabupaten Cirebon Kembangkan Model Pemanfaatan DBHCHT untuk Perkuat KTR

Selasa, 13 Oktober 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.