SUARA CIREBON – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Cirebon meninjau sejumlah peninggalan sejarah di Desa Tegalwangi, Kecamatan Weru, Selasa (20/10/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat potensi warisan budaya yang masih terjaga di tengah masyarakat.
Dalam kunjungan itu, Kuwu bersama Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tegalwangi mendampingi Kepala Disbudpar Kabupaten Cirebon beserta jajaran meninjau sejumlah peninggalan bersejarah.
Ketua BPD Tegalwangi, Piping Saplin, mengatakan, salah satu peninggalan yang ditinjau adalah padasan atau Gosang yang hingga kini masih terjaga keberadaannya. Rombongan juga melihat benda pusaka berupa tombak atau cis bernama Patmayoni yang diperkirakan berasal dari abad ke-14.
Menurut Piping, keberadaan padasan Gosang dan pusaka Patmayoni merupakan bagian dari potensi sejarah dan budaya Desa Tegalwangi yang perlu mendapat perhatian bersama.
“Peninggalan bersejarah yang masih bertahan hingga saat ini merupakan aset budaya yang perlu dijaga dan dilestarikan,” ujarnya.
Ia menilai, sinergi antara pemerintah desa, BPD, Disbudpar, dan masyarakat diperlukan untuk menjaga keberadaan peninggalan tersebut agar tetap terpelihara dan dikenal oleh generasi mendatang.
Melalui kunjungan ini, Piping berharap situs sejarah Desa Tegalwangi mendapat perhatian lebih luas dari pemerintah daerah. Upaya pelestarian juga diharapkan terus berlanjut melalui koordinasi berbagai pihak sehingga warisan budaya tersebut tetap menjadi bagian dari identitas dan kekayaan sejarah Kabupaten Cirebon. ***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















