SUARA CIREBON – Panitia Penjaringan bakal calon Rektor UIN Siber Cirebon periode 2027–2031 mulai mempersiapkan tahapan seleksi. Sosialisasi kepada sivitas akademika dan para pemangku kepentingan akan segera digencarkan untuk memastikan proses berjalan transparan, akuntabel, dan profesional.
Langkah awal tersebut ditandai dengan rapat kerja perdana panitia pada Kamis, 22 Oktober 2026, yang membahas kesiapan teknis, mekanisme pelaksanaan, serta jadwal penjaringan.
Ketua Panitia Penjaringan, Dr. H. Achmad Otong Busthomi, Lc., M.Ag., memimpin rapat yang menjadi dasar penyusunan tahapan penjaringan bakal calon rektor tersebut.
Dalam rapat itu, panitia membahas tiga agenda utama. Pertama, penyusunan teknis pelaksanaan, termasuk mekanisme pendaftaran dan verifikasi dokumen bakal calon rektor. Kedua, pemanfaatan aplikasi khusus untuk mendukung pendaftaran daring, pengelolaan dokumen, dan pemantauan tahapan penjaringan. Ketiga, penyusunan jadwal kerja mulai dari sosialisasi, pengumuman, pendaftaran, verifikasi administrasi, hingga penyerahan hasil kepada Senat Universitas.
Sosialisasi menjadi salah satu prioritas agar sivitas akademika dan pemangku kepentingan memahami tahapan, persyaratan, serta mekanisme penjaringan. Keterbukaan informasi dinilai penting untuk menjaga kepercayaan terhadap proses pergantian kepemimpinan di lingkungan kampus.
Achmad Otong menegaskan, panitia berkomitmen menjalankan tugas secara profesional sesuai ketentuan yang berlaku. Proses penjaringan diharapkan menghasilkan bakal calon rektor yang memiliki kapasitas, integritas, dan visi untuk membawa UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon semakin maju serta berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.
Panitia penjaringan dibentuk berdasarkan Surat Keputusan Rektor UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon Nomor 2125 Tahun 2026. Kepengurusan dipimpin Achmad Otong sebagai ketua dan Dr. Iis Arifudin, M.Ag., sebagai sekretaris, dengan anggota dari unsur dosen dan tenaga kependidikan.
Melalui persiapan teknis dan komunikasi yang terbuka, panitia berharap seluruh tahapan penjaringan berlangsung tertib dan kredibel. Proses ini juga diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola serta menyiapkan kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di era digital.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.
















