by

Menjadi Kepala Sekolah Termuda

DI usia yang masih muda, Nurjannah SPd (25) sudah diberi kepercayaan menjadi salahsatu kepala sekolah swasta yang ada di Kabupaten Cirebon. Track record pernah menjadi ketua Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU) dan kiprah di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) jadi pertimbangan.

“Mungkin karena berkah aktif jadi ketua IPPNU Kabupaten Cirebon. Saya nggak nyangka jadi ketua IPPNU, dulu juga pas kuliah saya aktif di PMII juga. Mungkin karena ditakdirkan di IPPNU jadi jenjang pengkaderannya lebih di IPPNU,” ujarnya kepada Suara Cirebon, Rabu (31/7).

Awalnya, ia merasa tidak sanggup mengemban tugas menjadi ketua IPPNU. Apalagi dengan durasi waktu dua tahun.

“Tapi setelah dijalani alhamdulillah terlampaui dengan baik. Mungkin insya Allah berakhir dengan khusnul khotimah,” katanya.

Di akhir kepengurusan di IPPNU, Jannah menunaikan nazarnya mengajak pengurus ziarah Walisongo. “Setelah berakhir di IPPNU pun Alhamdulillah nazar saya terwujudkan bisa mengajak,” sambungnya.

Berawal dari pengalaman itulah, Jannah diangkat menjadi kepala sekolah di salah satu sekolah swasta yang Ada di Kabupaten Cirebon. Bahkan Jannah termasuk kepala sekolah termuda yang ada.

“Mungkin berawal dari situ saya diangkat kepala sekolah di Pondok Pesantren Pamijen, Desa Sampi, Kecamatan Susukanlebak. Pokoknya saya banyak pengalaman sama ilmu ketika jadi ketua, di antaranya saya diajar memanej waktu,” paparnya.

Diakui Jannah, ketika masih menjadi ketua IPPNU Kabupaten Cirebon sudah ditawari untuk menjadi kepala sekolah. Ketua Yayasan Zamzama juga sudah meminta untuk menjadi kepala sekolah, namun saat itu ditolak, karena tanggung jawab di IPPNU belum selesai.

Jannah pun tak menyangka ketua yayasan tersebut menunggu satu tahun lebih perjalanan kepengurusan, ketua yayasan mengajak kembali Jannah.

“Biasanya IPPNU Kabupaten Cirebon dekat dengan pesantren-pesantren, salahsatunya Gedongan. Saya dekat dengan Nyai Dellah Latifah yang merupakan istri dari ketua yayasan,” lanjutnya.

Jannah berpesan kepada adik-adiknya yang di organisasi khusunya kaum perempuan, harus tetap belajar dan jangan pernah takut melakukan hal yang baru. (M Surya)

Comment