by

Guru BI Dituntut Dapat Ciptakan Pemikiran Kritis Siswa

CIREBON, SC- Sebanyak 25 guru Bahasa Indonesia (BI) MTs se-Kota dan Kabupaten Cirebon mengikuti Pelatihan Penyusunan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Berorientasi HOTS (higher order thinking skill) di Ruang Senat Rektorat Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon, Jumat-Sabtu (1-2/11/2019).

Kegiatan yang digelar oleh Jurusan Tadris Bahasa Indonesia Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan (FITK) ini merupakan implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi jurusan tersebut di bidang pengabdian.

Ketua Jurusan Bahasa Indonesia, Dra Tati Sri Uswati MPd menjelaskan, pelatihan yang dilaksanakan selama dua hari ini diisi dua narasumber akademisi dari Jurusan Bahasa Indonesia, yakni Dr Ema Huzaemah MPd dan Dr Indriya Mulyaningsih MPd.

“Di hari pertama, pelatihan fokus pada penguatan konsep dan teori terkait RPP. Sedangkan di hari kedua lebih ke praktik penyusunan RPP,” katanya.

Dekan FITK, Dr H Farihin Nur MPd mengungkapkan, HOTS memiliki tujuan agar peserta didik mencapai level to be dengan ciri dapat berpikir kritis. Untuk itu, RPP menjadi instrumen penting dalam penyelenggaraan pembelajaran berkualitas. Sehingga dalam proses kegiatan belajar mengajar, guru dituntut dapat memberikan materi yang dapat merangsang pemikiran kritis para siswanya.

“RPP ini disusun untuk satu semester atau beberapa kali pertemuan. Dalam RPP itu kita latihkan pembelajaran berorientasi HOTS. Tidak hanya to know (mengetahui), tapi juga to do (melakukan) dan to be (menjadi). Kalau hanya sekadar mengetahui itu sudah ketinggalan zaman,” ucap Farihin. (Arif)

Comment