by

Hadapi Era Industri 4.0, Mahasiswa KPI IAIN Cirebon Dibekali Jiwa Enterpreneur

CIREBON, SC- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah (FUAD) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Syekh Nurjati Cirebon menyelenggarakan acara Seminar Enterpreneur dan Talkshow Creativepreneur di auditorium fakultas kampus setempat, Senin (4/11/2019).

Ketua panitia acara, Erwin Ernawan menjelaskan, kegiatan yang bertema “The Power Of Innovative Enterpreneurship in Digital Era” ini merupakan program pertama yang diluncurkan bidang kewirausahaan HMJ KPI. Dalam kegiatan ini dipaparkan bagaimana harus kreatif dalam berwirausaha dengan menggunakan digital media.

“Tujuannya mahasiswa agar lebih kreatif lagi. Jurusan kita kan jurusan permediaan, jadi kita itu harus kreatif dengan menggunakan berbagai digital media dan menghasilkan uang dari situ,” katanya.

Saat ini, lanjut Erwin, setiap lini sudah melakukan digitalisasi. Dimana hanya menggunakan jempol, orang sudah bisa menghasilkan pundi-pundi rupiah. Untuk itu, di era ini setiap orang dituntut harus kreatif untuk bisa bersaing.

“Jumlah peserta yang ikut acara ini kan sekitar 110 sampai 120 orang. Semoga temen-temen ini bisa mendapat ilmu yang bermanfaat dari kegiatan ini. Minimal 50 persen peserta bisa mengaktualisasikan ilmunya setelah acara ini,” ujarnya.

Sementara itu, Dekan FUAD IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Dr Hajam MAg mengungkapkan, acara ini adalah bagian penguatan jurusan KPI dari sisi lain. Sehingga, jurusan ini mempunyai kekhasan, dimana mahasiswanya dibekali jiwa bisnis dan usaha dengan menggunakan teknologi media dan tentunya mereka akan mempunyai rasa kemandirian.

“Jadi setelah selesai menempuh pendidikan di jurusan ini, mereka tidak hanya memiliki keilmuan KPI, tapi juga punya keilmuan di bidang lain, yaitu interpreneur kewirausahaan. Dan ini bagian dari visi misi Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah, yaitu salahsatunya bagaimana mahasiswa bisa berusaha di dunia bisnis untuk menyambut kedatangan era industri 4.0,” ucap Hajam.

Di era ini, menurut dia, mahasiswa harus mempunyai jiwa interpreneur kewirausahaan agar mahasiswa di jurusan yang ia pimpin tersebut bisa berkompetisi dan bersaing dengan dunia luar. Untuk itu, melalui kegiatan ini pihaknya membekali mereka untuk mempunyai jiwa interpreneur.

“Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan motivasi kepada mahasiswa agar mereka tidak terjebak dalam persoalan keilmuan tapi juga bisa bersinergi dengan jiwa kewirausahaan,” pungkasnya. (Arif)

Comment