Rabu, Juni 24, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Ambruk Dihajar Hujan dan Angin Kencang, Rumah Warga Miskin ini Tak Kunjung Diperbaiki

Admin by Admin
Senin, 23 Desember 2019
in Cirebon, Jawa Barat, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Ambruk Dihajar Hujan Dan Angin Kencang, Rumah Warga Miskin Ini Tak Kunjung Diperbaiki
Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

CIREBON, SC- Sepuluh hari setelah rumahnya ambruk dihempas angin kencang disertai hujan pada Kamis dini hari (12/12) sekira pukul 00.15 WIB, penghuni rumah tersebut, Masrutin (39) masih belum melakukan perbaikan. Penyebabnya, tidak lain karena Masrutin adalah warga miskin yang tidak bisa berbuat banyak dengan kondisi rumahnya saat ini.

Beruntung, warga di sekitar rumahnya yakni di RT 01 RW 01 l, Blok I, Desa Panguragan Wetan, Kecamatan Panguragan, Kabupaten Cirebon peduli dengan nasib pria yang selama ini menempati rumah peninggalan almarhumah ibunya itu.

Kepada Suara Cirebon, Sabtu (21/12), Masrutin, menuturkan, para tetangganya yang iba melihat kondisi tersebut langsung bergerak menggalang bantuan ke rumah warga setempat dari pintu ke pintu.

Dibantu para tetangganya pula, kini dia mulai mengangkuti material bekas hasil pemberian warga yang kebetulan rumahnya sedang direhab dan diganti dengan material baru. Sejumlah material bekas seperti kayu-kayu, daun pintu dan asbes yang dinilai masih layak pakai, mulai dikumpulkan di sekitar rumah dirinya untuk rencana perbaikan.

“Kejadian ambruknya malam kamis sekitar jam 12 lebih (kamis dini hari). Itu waktu mau ada hujan pertama, tapi ada angin kencang dulu sebelumnya,” ujar Masrutin.

Menurut Masrutin, angin kencang yang menerjang rumahnya itu membuat bangunan bagian belakang langsung ambruk. Saat itu, kata Masrutin, dirinya sedang tidur dengan anak semata wayangnya yang masih Balita diruang depan.

“Saya langsung bawa anak saya keluar rumah takutnya merembet, bagian depan ikut ambruk,” kata Masrutin di sela kesibukannya bekerja mengangkut material bekas.

Dijelaskan Masrutin, sebelumnya kondisi bagian atap rumah tersebut memang sudah rapuh karena termakan usia. Setelah upayanya meminta bantuan kepada Pemdes setempat tidak ditanggapi, dirinya kini hanya bisa pasrah. Pasalnya, penghasilannya sebagai buruh rongsok yang tidak menentu membuat harapannya memperbaiki rumah menjadi kandas.

“Belum (tercatat penerima bantuan rutilahu), masyarakat (tetangga) sih sudah pada ngusulin (permohonan bantuan) ke desa, tapi enggak ada datang-datangnya,” tutur Masrutin.

Masih menurut Masrutin, setelah geger rumah dirinya ambruk, Pemdes setempat hanya memberi bantuan pasir dalam jumlah yang minim. Pasir yang diberikan pun merupakan pasir bekas proyek yang dilaksanakan Pemdes.

Masrutin mengaku belum bisa memastikan pelaksanaan perbaikan rumahnya akan dimulai. Karena bantuan dari warga sekitar yang terkumpul masih belum memadai. Sementara, rencana perbaikan tersebut membutuhkan perbaikan menyeluruh.

Pasalnya, atap rumah di seluruh bagian rumah tersebut kondisinya sudah rapuh dan membahayakan keselamatan. “Terus terang, dari desa hanya memberi bantuan pasir bekas itu,” ungkapnya.

Sementara itu, Cecep (42), tetangga Masrutin menyampaikan, bantuan warga yang sudah terkumpul nilainya sekitar Rp 4 juta. Dana itu terkumpul, kata Cecep, berkat kekompakan warga setempat, khususnya para pemuda yang secara sukarela menggalang bantuan dengan cara “menyeser” ke masyarakat setempat.

“Sudah ada sumbangan dari Komunitas Pick Up Indonesia Rp 1 juta dan relawan potret sekitar Rp 700 ribu, terus ditambah hasil nyeser ke warga jadi jumlahnya sudah sekitar Rp 4 jutaan,” kata Cecep.

Menurut Cecep, kondisi rumah tersebut memang sudah tidak layak huni. Karena, selain rapuh dan membahayakan keselamatan, rumah peninggalan Almarhumah Kurni itu juga rentan banjir jika hujan tiba. Namun, permohonan bantuan yang sudah kerap diajukan ke Pemdes setempat tidak pernah direspon.

Berita Terkait

Wakil Ketua Dprd Kabupaten Cirebon Nana Kencanawati Akui Salah Komentari Bernada Menghina Fisik Pendemo Mbg 

Soal Komentar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Nana Kencanawati, Literasi Digital Pejabat Publik Rendah

Jumat, 19 Juni 2026
Audiensi Buruh Dengan Dprd Kabupaten Cirebon, Khawatir Pajak Mamin Turunkan Kualitas Katering

Audiensi Buruh dengan DPRD Kabupaten Cirebon, Khawatir Pajak Mamin Turunkan Kualitas Katering

Jumat, 19 Juni 2026
Datangi Dprd Kabupaten Cirebon, Warga Kubangdeleg Tagih Komitmen Pemkab

Datangi DPRD Kabupaten Cirebon, Warga Kubangdeleg Tagih Komitmen Pemkab

Jumat, 19 Juni 2026
Pemkot Cirebon Diminta Tegas Soal Toko Modern Dekat Pasar

Pemkot Cirebon Diminta Tegas Soal Toko Modern Dekat Pasar

Jumat, 19 Juni 2026

“Itu sudah sering diajukan ke desa, tapi tidak direspon, tidak ditanggapi. Kami berharap ada yang peduli, agar (rumah) ini segera direhab. Karena anggaran yang terkumpul masih kurang,” paparnya.

Pantauan Suara Cirebon di lokasi, rumah yang ditempati Masrutin nampak seperti berada di tengah rawa. Di samping kiri dan kanan serta di bagian belakang rumah tampak digenangi air yang ditumbuhi pepohonan dan rumput liar. Jika hujan turun, air merendam dan masuk kerumah Masrutin. (Islah)

Admin

Admin

Berita Terkait

Hut Ke-47, Rsud Arjawinangun Komitmen Tingkatkan Pelayanan
Cirebon

HUT ke-47, RSUD Arjawinangun Komitmen Tingkatkan Pelayanan

by Islahuddin
Senin, 22 Juni 2026
Dlh Kabupaten Cirebon Bersihkan Sampah Liar
Cirebon

DLH Kabupaten Cirebon Bersihkan Sampah Liar

by Islahuddin
Senin, 22 Juni 2026
Porsenitas Xiii Cirebon Bakal Libatkan 815 Atlet Asn
Cirebon

Porsenitas XIII Cirebon Bakal Libatkan 815 Atlet ASN

by Muhammad Surya
Senin, 22 Juni 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Uin Siber Cirebon Dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi Di Lahan Wakaf

UIN Siber Cirebon dan Pesantren Al-Bahjah Panen Padi di Lahan Wakaf

Rabu, 20 Mei 2026
Dprd Kabupaten Cirebon Tetapkan Tiga Perda

DPRD Kabupaten Cirebon Tetapkan Tiga Perda

Rabu, 20 Mei 2026
Banjir Di Cirebon, Sungai Cijurai Meluap, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Banjir di Cirebon, Sungai Cijurai Meluap, Jalan Penghubung Antardesa Putus

Rabu, 20 Mei 2026
Skandal Perselingkuhan Wakil Ketua Dprd Kota Cirebon, Fatimah Beri Kesaksian Di Sidang Bk

Skandal Perselingkuhan Wakil Ketua DPRD Kota Cirebon, Fatimah Beri Kesaksian di Sidang BK

Rabu, 20 Mei 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.