by

Nana Minta Pasar Malam Ditutup

Honda Cirebon

LEMAHABANG, SC- Meluasnya wabah virus korona di Indonesia membuat semua pihak harus berhati-hati. Pasalnya, jumlah virus korona jenis baru ini semakin meningkat. Bahkan per Kamis (19/3) kemarin jumlahnya sudah mencapai 309 orang positif, 25 orang meninggal dunia dan 15 orang dinyatakan sembuh.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Kabupaten Cirebon dari Fraksi Partai Gerindra, Nana Kencanawati, mengatakan, saat ini virus korona menjadi perhatian semua pihak. Tidak hanya pemerintah yang harus menentukan kebijakan yang tepat agar penyebaran virus ini dapat ditekan, tapi masyarakat juga harus bisa menjaga diri dan mematuhi semua imbauan pemerintah.

“Dalam menghadapi virus korona, kita harus bisa membangkitkan kesadaran diri untuk bersama-sama melawan penyebarannya, di antara caranya adalah dengan mematuhi imbauan pemerintah agar kita tidak terjangkit virus ini, salah satunya adalah dengan menghindari kerumunan orang dan membiasakan pola hidup sehat,” katanya kepada Suara Cirebon, Kamis (19/3/2020).

Sohib Suzuki Cirebon

Nana mengingatkan kepada semua pihak, terutama pemerintah untuk belajar dari negara-negara yang pada awalnya menyepelekan penyebaran virus korona. Sebab, dengan menyepelekan virus ini negara-negara seperti Itali, Korea Selatan dan Iran menjadi negara yang paling banyak terjangkit.

“Dampak dari virus korona ini sangat dahsyat. Karena itu jangan menunggu banyak korban, kemudian baru berpikir mengatasinya. Kondisi serius ini harus disikapi dengan kebijakan dan sikap yang kongkret. Apalagi sekarang UN saja sampai ditangguhkan, semua instansi diliburkan, tapi kenapa kegiatan pasar malam ataupun tempat yang mengundang banyak kerumunan orang tetap dibiarkan. Ini kan sangat berbahaya,” tandasnya.

BACA JUGA: Bertambah Lagi, Satu Balita Masuk Daftar ODP

Dia berharap kepada semua pihak, terutama pihak kepolisian di Kabupaten Cirebon segera menghentikan semua bentuk kegiatan yang dapat mengundang banyak orang. Bahkan masyarakat pun seharusnya bisa menahan diri utnuk mengurangi kegiatan di luar rumah, terkecuali untuk urusan yang sangat penting demi mencegah penyebaran viru Korona yang lebih luas.

Selain itu, lanjut Nana, kepada pihak yang berkompeten untuk tidak menyembunyikan fakta. Sebab masyarakat harus tahu kondisi dan perkembangan virus korona yang sebenarnya terjadi, sehingga bisa lebih waspada serta bisa menjaga diri sendiri dan orang-orang terdekatnya.

BACA JUGA: Innalillahi Wainna Ilaihi Rojiun, Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Hancur di Atas Jembatan KA

“Saya berharap masyarakat tidak berlebihan dalam menyikapi persoalan (virus korona) ini, seperti dengan melakukan aksi belanja berlebihan, karena masyarakat sudah mengantisipasi ketersediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sampai pasca lebaran nanti. Selain itu kami sangat berharap kepada media untuk lebih obyektif dalam menyikapi situasi ini sehingga semuanya bisa berjalan dengan harmonis dan tetap mengutamakan kondusifitas. Yang terpenting penegak hukum harus tegas dalam melaksanakan himbauan Pemerintah, jangan sampai ada kesan tebang pilih,” pungkasnya. (Agus)

Comment

News Feed