Pihaknya sangat menyambut baik langkah yang ditempuh sejumlah instansi dalam penanganan stunting. Seperti Kodim 0617 Majalengka yang telah meluncurkan program sebagai langkah pencegahan stunting,yakni “Bapak Asuh Anak Stunting”.
“Dengan banyaknya institusi yang melakukan program melakukan stunting, seperti Kodim 0617 Majalengka kita harapkan angka kasus stunting bisa benar-benar turun,”jelas Wabup.
BACA JUGA: Mendebarkan! TNI Asal Cirebon Terbangkan Pesawat Tempur F16 Cegat Pesawat Rakasasa Militer AS
Sementara itu berdasarkan hasil survei status gizi Indonesia tahun 2021, stunting di Kabupaten Majalengka ada di angka 23 persen. Seperti diungkapkan Agus Susanto yang sekarang menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Majalengka pada kegiatan Rembuk Stunting, Senin (25/7/2022) lalu.
Sedangkan langkah yang dilakukan Dinas Kesehatan dalam penanganan stunting,kata Agus diantaranya dengan pemberian tablet tambah darah bagi anak usia sekolah, remaja dan calon pengantin.Selain itu, dilakukan pemberian makanan tambahan, termasuk pemberian vitamin, pada balita. (Abr)



















