SUARA CIREBON – Puluhan amunisi aktif dan berbahaya ditemukan warga Desa Sukadana, Kecamatan Malausma, Kabupaten Majalengka.
Puluhan amunisi diduga peninggalan DI/TII tersebut ditemukan warga saat menggali kubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Blok Haurendeng.
Danramil 1706 Bantarujeg Kodim 0617 Majalengka, Kapten Inf Nana Rusmana mengatakan, penemuan puluhan amunisi yang diketahui masih aktif bermula saat masyarakat melakukan penggalian kubur. Puluhan amunisi ditemukan di kedalaman sekitar 1,4 meter.
“Puluhan amunisi ditemukan pada Minggu, 30 April lalu,ketika warga menggali kubur di kedalaman sekitar 1,4 meter. Setelah dihitung ada 31 amunisi,” ungkapnya,Kamis, 4 Mei 2023.
Penemuan pululuhan amunisi tersebut, kata Nana membuat warga takut. Sehingga penggalian kubur dihentikan karena kuatir terjadi hal yang tidak diharapkan. Warga kemudian melaporkan penemuan puluhan amunisi itu pada pemerintah desa setempat.
Kepala desa kemudian memerintahkan kepada penggali untuk melakukan pencarian amunisi yang mungkin masih ada di lokasi tersebut. Benar saja, setelah terus digali akhirnya ditemukan sebanyak 31 butir amunisi.
Penemuan itu kemudian diserahkan ke Koramil Bantarujeg. “Alhamdulillah sampai dengan saat ini kepercayaan masyarakat pada TNI masih sangat tinggi. Hal ini dibuktikan dengan penyerahan amunisi yang ditemukan masyarakat yang diduga peninggalan zaman DI/TII ke Koramil 1706/Bantarujeg,” jelasnya.
Penemuan amunisi yang sudah berkarat dan susah dikenali kemudian tambahnya diserahkan pada Polres Majalengka untuk proses identifikasi.***



















