Kamis, Februari 19, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Berita Utama

Pengakuan Sopir Bus Kecelakaan Maut di Ciater Subang, Tak Sadar Angin Rem Habis

Rakisa by Rakisa
Minggu, 12 Mei 2024
in Berita Utama, Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
Pengakuan Sopir Bus Kecelakaan Maut di Ciater Subang, Tak Sadar Angin Rem Habis

Sopir bus pariwisata Trans Putera Fajar, Sadira yang terlibat kecelakaan maut di Ciater Subang, Jawa Barat, Sabtu, 11 Mei 2024 malam.*

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Sopir bus pariwisata Trans Putera Fajar, Sadira ikut terluka dalam kecelakaan maut di Lembah Sari, Jalan Raya Ciater, Desa Palasari, Kecamatan Ciater, Subang, Jawa Barat.

Sopir bus, Sadira sempat dilarikan ke Rumah Sakit atau RS Subang setelah kecelakaan maut di Jalan Raya Ciater terjadi pada Sabtu malam pukul 18.45 WIB, 11 Mei 2024.

Sampai Minggu siang, 12 Mei 2024, kondisi Sadira terlihat sudah stabil. Sopir bus berusia 56 tahun itu tidak terlalu parah menderita luka. Bahkan sudah bisa menceritakan apa yang terjadi pada kecelakaan maut di Jalan Raya Ciater tersebut.

Dalam pengakuannya, Sadira menuturkan kalau dirinya sempat dua kali memperbaiki rem yang dirasa mengalami gangguan.

Terakhir, sebelum kecelakaan terjadi, yakni saat rombongan berhenti di rumah makan untuk makan sore. Sadira bahkan sempat membongkar rem dengan mengundang montir bengkel.

“Saya sudah perbaiki. Ada montir. Bahkan rem telah dinyatakan aman. Karena itu rem dirasa sudah normal, saya berani melanjutkan perjalanan,” tutur Sadira.

Masalah muncul saat berada di turunan Lembah Sari, Jalan Raya Ciater di Palasari, Subang, ketika bus dalam posisi turun.

Sadira baru menyadari hal fatal lainnya, yakni angin rem. Ternyata saat ia menginjak rem dan ganti persneling, anginrem dalam posisi habis.

Habisnya angin rem inilah yang menjadi sumber kecelakaan. Sadira mengaku kaget menyadari kalau rem angin habis dalam posisi bus menurun.

Sadira mengaku panik dan kelabakan. Ia baru sadar kalau bus yang dikendarainya berada dalam posisi bahaya dengan rombongan siswa SMK Lingga Kencana Depok di dalamnya.

Berita Terkait

Cirebon Timur Kembali Diterjang Banjir

Cirebon Timur Kembali Diterjang Banjir

Jumat, 13 Februari 2026
Pastikan Pasien Cuci Darah Tetap Terlayani, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon: Status BPJS PBI Nonaktif Jangan Jadi Hambatan

Pastikan Pasien Cuci Darah Tetap Terlayani, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon: Status BPJS PBI Nonaktif Jangan Jadi Hambatan

Jumat, 13 Februari 2026
Bupati Imron Jamin BCJ dan BKC Sehat, Tegaskan Tak Miliki Kaitan dengan BPR Bank Cirebon

Bupati Imron Jamin BCJ dan BKC Sehat, Tegaskan Tak Miliki Kaitan dengan BPR Bank Cirebon

Kamis, 12 Februari 2026
Terkait BPR Bank Cirebon, LPS: Jangan Percaya Pihak yang Janjikan Percepat Pencairan

Terkait BPR Bank Cirebon, LPS: Jangan Percaya Pihak yang Janjikan Percepat Pencairan

Rabu, 11 Februari 2026

“Saya melihat situasi di depan. Kalau saya teruskan, akan akan lebih banyak kendaraan yang tertabrak dan banyak jatuh korban. Karena itu saya insiatif banting setir ke kanan,” tutur Sadira.

Saat bus banting setir ke kanan, sempat menabrak sebuah mobil dari arah berlawanan.

Bus lalu terlempar ke kanan menyapu sejumah sepeda motor yang sedang parkir dan baru berhenti setelah menabrak tiang listrik di depan Masjid Saadah, Palasari, Ciater, Subang.

“Setelah itu saya tidak tahu apa yang terjadi. Semua seperti gelap,” tutur Sadira yang malam itu dievakuasi ke RS Subang.

Sadira merupakan sopir bus pariwisata Trans Putera Fajar nomor polisi AD 7525 OG. Kecelakaan maut terjadi saat bus dalam perjalanan pulang ke Depok setelah mengantar rombongan siswa SMK yang punya acara perpisahan di Bandung.

Dari kecelakaan maut tersebut, 11 orang tewas. Sebagian besar, 10 orang, merupakan siswa SMK Lingga Kencana Depok yang diatar Sadira dan 1 warga Subang, merupakan pengendara sepeda motor.

Tercatat ada 32 korban terluka, 12 diantaranya luka berat. Kesemuanya kini dirawat di RS Subang dan sebagian di Puskesmas Palasari.

Hingga Minggu siang, 12 Mei 2024, ada 60 orang menjadi korban dalam kecelakaan maut tersebut yang 11 diantaranya tewas, terdiri dari 9 siswa dan siswi SMK, 1 orang guru dan 1 warga Subang yang sepeda motornya ditabrak saat bus kehilangan kendali setelah rem blong.

Untuk korban luka berat, tercatat berjumlah 27 orang, sedangkan luka sedang sebanyak 13 orang dan selebihnya luka ringan.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: AnginBusCiaterKecelakaanKecelakaan di SubangRemSopirSubang
Rakisa

Rakisa

Berita Terkait

Cirebon Timur Kembali Diterjang Banjir
Berita Utama

Cirebon Timur Kembali Diterjang Banjir

by Baim
Jumat, 13 Februari 2026
Pastikan Pasien Cuci Darah Tetap Terlayani, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon: Status BPJS PBI Nonaktif Jangan Jadi Hambatan
Berita Utama

Pastikan Pasien Cuci Darah Tetap Terlayani, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon: Status BPJS PBI Nonaktif Jangan Jadi Hambatan

by Dede Kurniawan
Jumat, 13 Februari 2026
Bupati Imron Jamin BCJ dan BKC Sehat, Tegaskan Tak Miliki Kaitan dengan BPR Bank Cirebon
Berita Utama

Bupati Imron Jamin BCJ dan BKC Sehat, Tegaskan Tak Miliki Kaitan dengan BPR Bank Cirebon

by Islahuddin
Kamis, 12 Februari 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Cirebon Merangkak Naik

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Cirebon Merangkak Naik

Jumat, 13 Februari 2026
Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Pemkab Tangani Serius Banjir di Cirebon Timur

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon Dorong Pemkab Tangani Serius Banjir di Cirebon Timur

Jumat, 13 Februari 2026
Ribuan Kendaraan di Kota Cirebon Nunggak Pajak

Ribuan Kendaraan di Kota Cirebon Nunggak Pajak

Jumat, 13 Februari 2026
Terima Kunjungan Komisi VIII DPR, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa SRT Cerdas dan Terlindungi

Terima Kunjungan Komisi VIII DPR, Pemkot Cirebon Pastikan Siswa SRT Cerdas dan Terlindungi

Jumat, 13 Februari 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.