Rabu, Maret 11, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Nasional

Pengacara Tanyakan Sepeda Motor Pegi Setiawan yang Disita di Sidang Pra Peradilan

Rakisa by Rakisa
Rabu, 3 Juli 2024
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Pengacara Tanyakan Sepeda Motor Pegi Setiawan yang Disita di Sidang Pra Peradilan

Tim kuasa hukum pose bersama Pegi Setiawan.* (Foto: Tiktok Agus_dn94)

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Di sidang gugatan pra peradilan, pengacara sempat menanyakan nasib sepeda motor milik Pegi Setiawan yang disita.

Padahal sepeda motor itu, saat disita polisi di tahun 2016 lalu, dalam keadaan rusak berat dan harus turun mesin.

Meski rusak dan harus turun mesin, ternyata tetap disita oleh polisi, termasuk sepeda motor milik pamannya, Suparman.

“Hal yang kami tanyakan, penyitaan itu tidak disertai surat penyitaan,” tutur Toni RM, pengacara Pegi Setiawan.

Mengenai sepeda motor Suzuki Smash warna Pink milik Pegi Setiawan yang disita, sampai sekarang nasibnya tidak jelas.

“Termasuk sepeda motor milik Suparman, pamannya yang ikut disita. Padahal sama sekali tidak ada kaitan dengan perkara kematian Vina dan Eki,” tutur Toni RM.

Hal yang cukup mengejutkan, ternyata dalam putusan hakim atas kasus kematian Vina dan Eki, sepeda motor Suzuki Samsh milik Pegi Setiawan tidak masuk dalam daftar barang bukti sepeda motor.

“Di putusan hakim, Suzuki Smash milik Pegi Setiawan tidak masuk daftar barang bukti,” tutur Toni RM.

Karena tidak masuk dalam daftar barang bukti terkait perkara kematian Vina dan Eki, seharusnya polisi mengembalikan sepeda motor itu.

“Polisi harusnya mengembalikan sepeda motor itu. Baik milik Pegi Setiawan maupun pamannya, Suparman,” tutur Toni RM.

Sampai tahun 2024 ini, hingga sidang gugatan pra peradilan digelar, keberadaan motor itu tidak jelas.

Seharusnya, Polres Ciko (Cirebon Kota) yang di tahun 2016 melakukan penggeledahan rumah Pegi Setiawan dan menyita dua unit sepeda motor, sudah harus mengembalikannya.

“Karena jelas, dua unit motor itu tidak ada hubungan dengan perkara. Harusnya dikembalikan,” tutur Toni RM.

Berita Terkait

Timur Tengah Membara, Jemaah Umrah Mandiri Harus Diawasi

Timur Tengah Membara, Jemaah Umrah Mandiri Harus Diawasi

Kamis, 5 Maret 2026
Dorong Regenerasi Petani, Sektor Pertanian Butuh Perhatian Lebih

Dorong Regenerasi Petani, Sektor Pertanian Butuh Perhatian Lebih

Jumat, 19 Desember 2025
Dana Desa Tahap II Belum Cair, Curhat Para Kades ke Kemenkeu Tak Ada Hasil

Dana Desa Tahap II Belum Cair, Curhat Para Kades ke Kemenkeu Tak Ada Hasil

Kamis, 4 Desember 2025
Solidaritas Wartawan dan SMSI Kota Cirebon Galang Bantuan Korban Bencana Aceh, Sumbar dan Sumut

Solidaritas Wartawan dan SMSI Kota Cirebon Galang Bantuan Korban Bencana Aceh, Sumbar dan Sumut

Rabu, 3 Desember 2025

Selain memasukan ke bukti kejanggalan dalam sidang gugatan pra peradilan, pengacara juga akan meminta Polres Ciko mengembalikan dua unit sepeda motor itu.

“Kami akan minta dikembalikan. Bila tidak, kita akan lapor propam. Terbuka kemungkinan ini sebagai penggelapan karena saat penyitaan tidak ada surat perintahnya,” tutur Toni RM.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonEkiMotorPegiPembunuhanPembunuhan di CirebonPembunuhan VinaPengacaraPra PeradilanSepeda MotorSidangVina
Rakisa

Rakisa

Berita Terkait

Timur Tengah Membara, Jemaah Umrah Mandiri Harus Diawasi
Nasional

Timur Tengah Membara, Jemaah Umrah Mandiri Harus Diawasi

by Islahuddin
Kamis, 5 Maret 2026
Dorong Regenerasi Petani, Sektor Pertanian Butuh Perhatian Lebih
Nasional

Dorong Regenerasi Petani, Sektor Pertanian Butuh Perhatian Lebih

by Islahuddin
Jumat, 19 Desember 2025
Dana Desa Tahap II Belum Cair, Curhat Para Kades ke Kemenkeu Tak Ada Hasil
Berita Utama

Dana Desa Tahap II Belum Cair, Curhat Para Kades ke Kemenkeu Tak Ada Hasil

by Baim
Kamis, 4 Desember 2025
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

DP3APPKB Kota Cirebon: Kehadiran Orang Tua Cegah Kekerasan Anak

DP3APPKB Kota Cirebon: Kehadiran Orang Tua Cegah Kekerasan Anak

Selasa, 10 Maret 2026
Arus Mudik, Dinkes Kabupaten Cirebon Siap Terjunkan 3.000 Nakes

Arus Mudik, Dinkes Kabupaten Cirebon Siap Terjunkan 3.000 Nakes

Selasa, 10 Maret 2026
Penukaran Uang Baru Dibatasi Rp5,3 Juta per Orang, BI Cirebon Siapkan Rp3,89 Triliun

Penukaran Uang Baru Dibatasi Rp5,3 Juta per Orang, BI Cirebon Siapkan Rp3,89 Triliun

Selasa, 10 Maret 2026
TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

TPS Liar di Kawasan Kuliner Batik Trusmi Cirebon Dipagar

Selasa, 10 Maret 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Tems of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.