SUARA CIREBON – Pendidikan berbasis lingkungan khas daerah bakal diterapkan di Jawa Barat. Ini dilakukan untuk merangsang agar warga Jabar lebih produktif.
Pendidikan berbasis lingkungan khas daerah tersebut bakal menjadi salah satu prioritas program calon Gubernur Jabar (Cagub Jabar), Kang Dedi Mulyadi.
“Insya Allah, nanti akan ada pendidikan khusus di Jabar yang disesuaikan dengan keunggulan khas dari daerah masing-masing,” tutur KDM.
Cagub Kang Dedi Mulyadi melihat pendidikan berbasis lingkungan khas daerah sebagai cara iuntuk memajukan masyarakat supaya lebih produktif.
KDM mengungkapkan, bila nanti menjadi Gubernur Jabar, dirinya akan menerapkan pelajaran karakter disesuaikan dengan ciri khas lingkungan tiap daerah sejak belajar di Sekolah Dasar (SD).
Contohnya Kota dan Kabupaten Tasikmalaya yang memiliki ciri khas anyaman atau kerajinan bambu serta daerah pesantren, murid SD nantinya akan ada kurikulum pelajaran membuat anyaman.
“Supaya warga Jabar lebih produktif . Kalau saya memimpin, sekolah akan ada kurikulum pelajaran berbasis khas lingkungan daerah setempat. Misalnya Tasik terkenal anyaman, maka akan diterapkan kurikulum terkait anyaman,” jelas KDM.
KDM menyampaikan gagasannya itu dalam Orasi Perkuliahan Sidang Senat Terbuka Dalam Rangka Tasyakur Milad ke-38 Institut Agama Islam Latifah Mubarokiyah (IAILM) Surayalaya, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis 5 September 2024.



















