SUARA CIREBON – Kabupaten Cirebon memiliki potensi lahan produksi garam seluas 2.666 hektare. Dari jumlah tersebut, sebanyak 1.242 hektare lahan telah digarap. Salah satu lahan garam paling potensial di Kabupaten Cirebon berada di Desa Muara, Kecamatan Suranenggala.
Penjabat (Pj) Bupati Cirebon, H Wahyu Mijaya mengatakan, Pemerintah Kab Cirebon terus mendorong pengembangan produksi garam industri dengan memaksimalkan potensi lahan yang ada.
Pihaknya melihat potensi besar pada produksi garam untuk kebutuhan industri yang selama ini masih banyak dipenuhi melalui impor.
“Harga garam industri juga lebih baik daripada garam konsumsi, meskipun proses produksinya membutuhkan waktu lebih lama,” ujar Wahyu, Selasa, 17 September 2024.
Ia menegaskan, Pemkab Cirebon berkomitmen untuk memfasilitasi petani dalam mengembangkan produksi garam industri dan menyambungkan mereka dengan sektor industri.
“Kami prioritaskan pengembangan petani untuk mengolah garam industri, dan siap memberikan fasilitas yang diperlukan,” ucapnya.
Wahyu menambahkan, Pemkab Cirebon berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian, termasuk produksi garam demi mendukung perekonomian daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Terkait hal itu, Ketua Asosiasi Petambak Garam Koordinator Wilayah Jawa Barat, Taufik Nurrahim, mengapresiasi kepedulian Pemkab Cirebon meningkatkan sektor garam terutama pengembangan garam industri.
















