SUARA CIREBON – Kabag Pemerintahan Pemkab Cirebon, Yadi Wikarsa, memprediksi pelantikan pimpinan definitif DPRD Kabupaten dilaksanakan pada, 25 Oktober 2024.
Pasalnya, pihaknya belum mendapat kabar, kapan Surat Keputusan (SK) Penetapan Pimpinan DPRD Kabupaten akan ditandatangani oleh Pj Gubernur Jawa Barat.
“Berkas usulan sudah diterima dan masuk ke Biro Hukum (Pemprov Jabar) untuk dilakukan kajian. Setelah dilakukan kajian oleh Biro Hukum Pemprov Jawa Barat, barulah SK itu diusulkan untuk ditandatangani Pj Gubernur,” ujar Yadi kepada awak media, Rabu, 16 Oktober 2024.
SK yang dikeluarkan, menurut Yadi, harus ditandatangani Pj Gubernur Jawa Barat, Bey Machmudin. Terkait berapa lama kajian hingga mendapatkan tanda tangan, Yadi mengatakan, proses itu membutuhkan waktu sekitar satu pekan.
“Kayaknya tidak terlalu lama, proses kajian biasanya maksimal dua hari dan bisa langsung di tanda tangan Pj Gubernur. Paling telat tanda tangan SK sekitar satu mingguan,” katanya.
Yadi bahkan memprediksi pelantikan pimpinan definitif DPRD Kabupaten Cirebon baru bisa dilaksanakan sekitar tanggal 25 Oktober 2024. Karena pada tanggal itu dipastikan SK sudah keluar.
Seperti diketahui, , sesuai keputusan rapat paripurna, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon akan dijabat Sophi Zulfia dari Fraksi PDIP. Sophi akan didampingi tiga Wakil Ketua DPRD yakni Hasan Basori dari Fraksi PKB, Nana Kencanawati dari Fraksi Gerindra, dan Teguh Rusiana Merdeka dari Fraksi Golkar.
Pelantikan ketua DPRD Kabupaten Cirebon masa jabatan 2024-2029 terancam tidak sesuai jadwal yang telah direncanakan. Pelaksanaan pelantikan ketua definitif DPRD Kabupaten Cirebon itu rencananya digelar pada, Rabu, 16 Oktober 2024.

















