SUARA CIREBON – Lapangan Stadion Watubelah, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon telah dipergunakan untuk turnamen resmi kelompok umur dari klub-klub peserta liga 1 seperti Persija, Dewa United, PSBS Biak dan lainnya.
Turnamen kelompok umur yang telah digelar sejak bulan kemarin itu, telah membantu capaian pendapatan asli daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp136 juta.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Cirebon, Ikin Asikin mengatakan, capaian PAD tersebut salah satunya bersumber dari retribusi penggunaan lapangan Stadion Watubelah.
Ikin mengatakan, retribusi yang dipatok untuk setiap pertandingan di hari-hari biasa sebesar Rp1.250.000.
Sedangkan untuk pertandingan yang dilaksanakan pada weekend, tarif retribusi lebih tinggi yakni Rp1.275.000 per pertandingan. Nilai retribusi tersebut ketika kondisi lapangan dalam kondisi normal. Artinya, ketika kondisi rumput lapangan dan garis lapangan masih utuh, maka berlaku tarif retribusi tersebut.
Menurut Ikin, tarif retribusi akan ada penambahan hingga ratusan ribu manakala kondisi rumput baru selesai dipotong hingga menyebabkan garis lapangan hilang.
“Ketika, misalnya rumput habis di potong jadi garisnya hilang. Jadi mohon untuk menambahkan uang untuk bikin garis, biasanya tuh Rp500 ribu. Mangga hubungi pengelolanya,” kata Ikin.
Untuk dapat menjaga kondisi rumput agar tetap dalam kondisi baik, pihaknya pun membatasi penggunaan lapangan untuk turnamen kelompok umur dari klub-klub liga 1 tersebut, yakni tiga kali pertandingan dalam sepekan.
















