SUARA CIREBON – Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, H Agus Mulyadi didampingi Pj Sekda Kota Cirebon, Iing Daiman dan unsur Forkopimda memonitoring pelaksanaan sortir dan lipat surat suara Pilkada di gedung logistik KPU Kota Cirebon, Selasa, 5 November 2024.
Dalam monitoring tersebut, Pj Wali Kota Cirebon itu mendapati, sejumlah surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat masuk kategori rusak.
“Sampai dengan saat ini masih di surat suara untuk gubernur dan wakil gubernur. Ada beberapa yang disortir (kategori rusak, red) yang nanti mungkin secara administrasi ada berita acara,” kata Agus di sela monitoring.
Dirinya berharap sortir lipat untuk surat suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat akan selesai dua hari ke depan, karena selanjutnya akan dilakukan sortir lipat surat suara Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cirebon.
“Rencana tanggal 8 sudah selesai. Dengan monitoring kami di sini menunjukkan bahwa pemerintah daerah hadir untuk bisa membantu dan memberikan dukungan terhadap penyelenggara maupun pengawasan Pilkada,” katanya.
Sementara itu, Komisioner KPU Kota Cirebon, Sanubi mengatakan, pihaknya memperkerjakan sebanyak 160 orang untuk proses sorlip surat suara Pilkada serentak 2024. Sebagian besar pekerja berasal dari warga sekitar.
“Setiap kelompok diawasi pegawai KPU. Masuk dan keluar juga diperiksa oleh petugas kepolisian,” jelasnya.
Sebelum memulai pelaksanaan penyortiran dan pelipatan surat suara Pilkada 2024, petugas lipat akan dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian.
















