SUARA CIREBON – Pemerintah Daerah melalui Dinas Sosial terus berupaya menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon, salah satunya dengan terus melakukan sosialisasi penanganan kemiskinan di Kecamatan Kedawung, Rabu, 11 Desember 2024.
Kabid Penanganan Fakir Miskin, Astri Diana Eka Sari menjelaskan, untuk angka kemiskinan di Kabupaten Cirebon sekarang sudah turun dari angka 12,01 persen sekarang 11,2 persen itu menurut data yang dirilis BPS secara makro.
“Dalam sosialisasi ini juga kami menjelaskan tentang data macro dan data micro, kalau data micro ini ada data DTKS serta data P3KE,” ujarnya.
Data DTKS juga saat ini sedang melakukan proses berbagai macam strategi untuk mengoptimalkan data DTKS tersebut, karena di dalam Kepmensos 73 ini ada beberapa komponen yang harus keluar, salah satunya warga yang sudah mampu.
“Warga yang sudah mampu ini kriterianya seperti yang memiliki kendaraan roda empat, dan roda 2 yang memiliki lebih dari 2 yang masih terdaftar DTKS ini akan kita cleaning, dalam hal ini Dinsos bekerjasama dengan Samsat untuk pengecekan, karena, kalau ada warga yang kriteria seperti itu bukan termasuk fakir miskin,” ucapnya.
Dia menjelaskan, karena untuk kuota Bantuan Sosial (Bansos) tersebut sesuai dengan angka kemiskinan kabupaten ataupun kota 11,2 persen jadi ini bukan hanya menjadi tugas dari pemerintah daerah dalam mengawasi. Namun, diperlukan peran aktif dari masyarakat.
“Karena masyarakat lebih mengetahui apakah benar-benar miskin atau tidak. Supaya yang mendapatkan Bansos tersebut yang memang layak dibantu,” tandas Astri.
Menyinggung angka kemiskinan ekstrem, Astri menyebut sudah turun. Semula 3,7 persen tertinggi di Jawa Barat sekarang menjadi 1,13 persen jadi ada sekitar dua puluh tujuh ribu masyarakat miskin ektrem yang akan dibantu diusulkan masuk DTKS.
“Saya juga meminta kepada para kuwu agar jangan takut untuk menghapus warga yang sudah mampu, dalam hal ini perlu komitmen bersama karena pemerintah desa yang bisa mengusulkan dan menghapus dalam musyawarah desa,” pungkasnya.***
Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.















