Kamis, September 17, 2026
No Result
View All Result
Suara Cirebon
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik
Suara Cirebon
  • Pilihan Redaksi
  • Jawa Barat
  • Nasional
  • Ngikik
  • Opini
  • Politik
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
Home Cirebon

Ini Penyebab Tren Pernikahan di Kota Cirebon Menurun Drastis

Rakisa by Rakisa
Sabtu, 8 Februari 2025
in Cirebon
Reading Time: 3 mins read
A A
Hati-Hati! Menikah Tanpa Izin Istri Pertama Bisa Dipenjara 7 Tahun, Laki-Laki Dan Wanita Ikut Kena

Foto: Ilustrasi/pixabay

Share on FacebookShare on TwitterShare on WhatsAppShare on Telegram

SUARA CIREBON – Ekonomsi lesu diduga sebagai penyebab menurunnya angka pernikahan di Kota Cirebon di sepanjang tahun 2024.

Diperkirakan, tahun 2025 ini, penurunan bakal masih terus berlangsung. Masyarakat berpikir dua kali untuk menikah karena tingginya biaya, terutama untuk resepsi pernikahan.

Data di Kantor Kementrian Agama Kota Cirebon, terdapat penurunan signifikan angka pernikahan di tahun 2024.

Tercatat, sepanjang tahun 2024, hanya ada 1.962 pernikahan. Menurut cukup signifikan, sekitar 20 persen dibandungkan tahun 2023 sebanyak 2.186 pernikahan.

Penurunan angka pernikahan berlangsung merata di lima kecamatan di Kota Cirebon. Baik kecamatan pinggiran seperti Harjamukti maupun di pusat kota seperti Kejaksan, termasuk Lemahwungkuk, Pekalipan dan Kesambi.

Kepala Seksi Bimas Islam Kemenag Kota Cirebon, Yuto Nasikin membenarkan adanya penurunan angka pernikahan di tahun 2024 lalu dibanding tahun 2023.

“Catatan kami menunjukan terjadi penurunan,” tuturnya.

Yuto mengungkapkan, tren penurunan angka penrikahan ini sebenarnya bukan khas Kota Cirebon.

Sebab, setelah dikonfirmasi, ternyata terjadi di hampir seluruh wilayah, tidak saja di Jawa Barat, tetapu juga di seluruh Indonesia.

“Fenomena ini terjadi di hampir seluruh daerah di Jawa Barat maupun Indonesia,” tuturnya.

Yuto menjelaskan kemungkinan faktor penyebab masyarakat berpikir dua kali untuk menikah di tahun 2024.

Berita Terkait

Suasana Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Di Sd Negeri 1 Astapada, Kecamatan Tengahtani Yang Digelar Dishub Kabupaten Cirebon, Rabu, 16 September 2026.

Dishub Kabupaten Cirebon Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas

Rabu, 16 September 2026
Bupati Cirebon, H Imron Menandatangani Komitmen Bersama Penguatan Sinergi Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning Dalam Acara Hlm Tpid Dan Tp2Dd Semester I 2026 Yang Digelar Kpw Bi Cirebon Bersama Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning, Selasa, 15 September 2026.

Bupati Cirebon Dorong Kerja Sama Antardaerah Jaga Pasokan dan Harga Pangan

Rabu, 16 September 2026
Suasana Evaluasi Kinerja Direksi Baru Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Selasa, 15 September 2026.

Evaluasi Perumda Pasar Berintan, DPRD Kota Cirebon Soroti PAD dan Pedagang di Luar Pasar

Rabu, 16 September 2026
Ketua Koni Kabupaten Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Memberikan Keterangan Pers Terkait Persiapan Kontingen Kabupaten Cirebon Menghadapi Porprov Jawa Barat 2026, Selasa, 15 September 2026.

Porprov Jabar XV 2026, KONI Kabupaten Cirebon Siapkan 376 Atlet

Rabu, 16 September 2026

“Faktornya ada karena aturan baru, tapi kami juga tidak menafikan kemungkinan faktor ekonomi,” tuturnya.

Yuto menjelaskan, adanya Undang Undang Nomor 16 Tahun 2019 Tentang Perkawinan, bisa menjadi faktor penyebab. Sebelumnya batas usia pernikahan itu 16 tahun, kini dinaikan menjadi 19 tahun.

“Batas perkawinan dulu 16 tahun untuk perempuan dan 19 tahun untuk lahi-laki. UU yang baru dinaikan jadi 19 tahun untuk perempuan dan 21 tahun untuk laki-laki,” tuturnya.

Selain karena aturan, Yuto menengarai kemungkian faktor ekonomi. Masyarakat terutama merasa berat karena setiap pernikahan hampir selalu ada kewajiban menggelar resepsi.

“Faktor ekonomi ini terkait dengan tradisi resepsi setelah ijab kabul. Resepsi ini bicaranya soal kemampuan finansial, dengan masalah ekonomi,” tuturnya.

Faktor lain ialah perubahan perilaku dan pandangan masyarakat soal pernikahan. Ada kecenderungan, masyarakat menunggu mapam dulu secara ekonomi baru menikah.

“Masyarakat terutama yang sudah memasuki usia pernikahan, cenderung menunggu mapan lebih dulu, atau setidaknya punya pekerjaan dulu sebelum memutuskan menikah,” tuturnya.

Yuto mengaku Kemenag Kota Cirebon aktif melakukan sosialisasi soal pernikahan. Ia meminta masyarakat membedakan antara pernikahan dengan resepsi agar tidak terbebani.***

Simak update berita dan artikel lainnya dari kami di Google News Suara Cirebon dan bergabung di Grup Telegram dengan cara klik link Suara Cirebon Update, kemudian join.

Tags: CirebonKota CirebonMenikahPernikahan di Kota Cirebon
Rakisa

Rakisa

Berita Terkait

Suasana Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Di Sd Negeri 1 Astapada, Kecamatan Tengahtani Yang Digelar Dishub Kabupaten Cirebon, Rabu, 16 September 2026.
Cirebon

Dishub Kabupaten Cirebon Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas

by Islahuddin
Rabu, 16 September 2026
Bupati Cirebon, H Imron Menandatangani Komitmen Bersama Penguatan Sinergi Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning Dalam Acara Hlm Tpid Dan Tp2Dd Semester I 2026 Yang Digelar Kpw Bi Cirebon Bersama Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning, Selasa, 15 September 2026.
Cirebon

Bupati Cirebon Dorong Kerja Sama Antardaerah Jaga Pasokan dan Harga Pangan

by Islahuddin
Rabu, 16 September 2026
Suasana Evaluasi Kinerja Direksi Baru Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Selasa, 15 September 2026.
Cirebon

Evaluasi Perumda Pasar Berintan, DPRD Kota Cirebon Soroti PAD dan Pedagang di Luar Pasar

by Muhammad Surya
Rabu, 16 September 2026
Load More
  • Trending
  • Comments
  • Latest
6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

6 Cara Mengatasi Komputer No Signal, Gampang Banget

Selasa, 17 Januari 2023
Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis Atau Diabetes

Tembuluk Biji Kelapa Muda Ternyata Bisa Turunkan Kadar Gula, Obat Kencing Manis atau Diabetes

Jumat, 5 Mei 2023
Bkpsdm Kabupaten Cirebon Segera Panggil Oknum Pns Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen Pppk

BKPSDM Kabupaten Cirebon segera Panggil Oknum PNS Terlapor Dugaan Penipuan Rekrutmen PPPK

Jumat, 6 Februari 2026
Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Miraclein, Februari 2023 Penuh Keajaiban, Terjadi Setiap 823 Tahun, Beruntung Kita Mengalaminya

Selasa, 24 Januari 2023
Foto: Forum Osis Jabar - Suara Cirebon

Forum OSIS Jabar Gelar FOJB X Reduction

Banjir Di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, Dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Banjir di Cirebon, Pebedilan, Pangenan, dan Gebang Tergenang, 1.300 Warga Desa Melakasari Mengungsi

Link Tayangan Ulang Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus Dan Yayat Intai Penghianat, Hp Ajun Dijambret Oo

LINK TAYANGAN ULANG Preman Pensiun 7 Episode 43, Agus dan Yayat Intai Penghianat, HP Ajun Dijambret Oo

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon Amin Ditangkap Kejaksaan

Dijerat Dugaan Kasus Pajak, Jubir Paslon AMIN Ditangkap Kejaksaan

Suasana Edukasi Keselamatan Berlalu Lintas Di Sd Negeri 1 Astapada, Kecamatan Tengahtani Yang Digelar Dishub Kabupaten Cirebon, Rabu, 16 September 2026.

Dishub Kabupaten Cirebon Edukasi Pelajar SD tentang Keselamatan Berlalu Lintas

Rabu, 16 September 2026
Bupati Cirebon, H Imron Menandatangani Komitmen Bersama Penguatan Sinergi Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning Dalam Acara Hlm Tpid Dan Tp2Dd Semester I 2026 Yang Digelar Kpw Bi Cirebon Bersama Tpid Dan Tp2Dd Se-Ciayumajakuning, Selasa, 15 September 2026.

Bupati Cirebon Dorong Kerja Sama Antardaerah Jaga Pasokan dan Harga Pangan

Rabu, 16 September 2026
Suasana Evaluasi Kinerja Direksi Baru Perumda Pasar Berintan Kota Cirebon, Selasa, 15 September 2026.

Evaluasi Perumda Pasar Berintan, DPRD Kota Cirebon Soroti PAD dan Pedagang di Luar Pasar

Rabu, 16 September 2026
Ketua Koni Kabupaten Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Memberikan Keterangan Pers Terkait Persiapan Kontingen Kabupaten Cirebon Menghadapi Porprov Jawa Barat 2026, Selasa, 15 September 2026.

Porprov Jabar XV 2026, KONI Kabupaten Cirebon Siapkan 376 Atlet

Rabu, 16 September 2026
Currently Playing

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

USAHA JUALAN ANEKA BUBUR, OZET PER HARI TEMBUS RP.3 JUTA

00:03:19

MENGINTIP PRODUKSI BOTOK ROTI, LARIS MANIS SAAT RAMADAN, OMZET HITUNG SENDIRI...!!

00:09:53

TUKAR SAMPAH JADI EMAS DI BANK SAMPAH DEWI SRI CIREBON

00:12:45

PELUANG USAHA, BUKA TOKO BAKO TINGWEK, MODAL AWAL 700 RIBU, BISA BELI RUMAH 700 JUTA DAN UMROH

00:14:51

Tanam Mangrove untuk Cegah Abrasi, Penghasilan Meningkat hingga Rp.1 Milar dan Jadi Desa Wisata

00:08:44

HASILKAN PUNDI-PUNDI RUPIAH, NIAT AWAL LESTARIKAN BUDAYA CIREBON

00:07:00

AWALNYA COBA-COBA, KINI SUKSES TANAM SORGUM 2 HEKTAR DI LAHAN KURANG PRODUKTIF

00:08:51

Ikuti kami

Kategori

  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

Jaringan

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Terms of Service
  • Privacy Policy
  • Info Iklan
  • Kontak

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Cirebon
  • Indramayu
  • Majalengka
  • Kuningan
  • Jawa Barat
  • Olahraga
  • Nasional
  • Hiburan
  • Politik
  • Ngikik

© 2024 Suara Cirebon - Berita Cirebon terkini hari ini.