SUARA CIREBON – Sebanyak 30 persen remaja putri di Kabupaten Cirebon mengalami anemia. Data tersebut, merupakan catatan yang berhasil dihimpun Dinas Kesehatan pada tahun lalu.
Kepala Dinas Kesehatan, Kabupaten Cirebon, dr Hj Neneng Hasanah, menjelaskan, anemia adalah kondisi kekurangan sel darah merah atau hemoglobin di dalam tubuh. Pada remaja putri, anemia dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kurangnya asupan zat besi, vitamin, dan mineral.
“Remaja putri yang memiliki anemia dapat dirasakan dari gejalanya. Beberapa gejalanya yakni mudah lemas hingga pingsan, penurunan imunitas hingga menjadi lebih rentan terpapar berbagai penyakit infeksi, penurunan konsentrasi belajar, dan penurunan kebugaran serta produktivitas,” kata Neneng Hasanah, Rabu, 12 Februari 2025.
Menurut Neneng, cara mencegah anemia ialah dengan makan teratur serta rajin mengonsumsi makanan mengandung zat besi tinggi dan rutin minum tablet tambah darah (TTD).
“Rutin minum tablet tambah darah minimal satu kali dalam seminggu,” kata Neneng.
Selain itu, untuk memenuhi kebutuhan dan mineral dalam tubuh, dianjurkan untuk mengonsumsi buah-buahan dan sayuran hingga 5 porsi per hari.
“Hindari minum teh, kopi atau susu karena akan menghambat penyerapan zat besi,” tukasnya.
















