SUARA CIREBON – Pemerintah Kota Cirebon (Pemkot Cirebon) menunda eksekusi penataan Kompleks Stadion Bima, karena masih mempertimbangkan banyak hal.
Penjabat (Pj) Wali Kota Cirebon, H Agus Mulyadi mengakui, penataan Kompleks Stadion Bima telah masuk dalam perencanaan. Namun, lanjut Agus, rencana penataan belum dilaksanakan lantaran banyak yang dipertimbangkan.
“Memang belum kita eksekusi karena banyak pertimbangan, seperti tahun kemarin tahun politik, kita mesti menjaga kondusifitas. Kemudian kita tidak punya kemampuan untuk menggarap sendiri, sehingga perlu kerja sama dengan pihak yang lain, tapi kan itu harus butuh proses,” kata Agus saat dikonfirmasi, Rabu, 12 Februari 2025.
Agus mengaku sudah memiliki konsep penataan kawasan Stadion Bima tersebut, termasuk titik zonasi untuk para pedagang kaki lima (PKL) yang sudah ditetapkan.
“Penataan Bima kami sudah punya konsep, sudah ditetapkan titik zonasi untuk PKL dan sudah kita data,” kata Agus.
Menurutnya, penataan Kompleks Stadion Bima memerlukan kerja sama dengan pihak ketiga, khususnya dalam pengelolaan sarana dan prasarana yang ada.
“Untuk PKL akan kami siapkan shelter, tapi yang mengelola pihak ketiga, mulai dari kebersihan, penataan, listrik jadi seperti koperasi,” katanya.
















