SUARA CIREBON – Operasi Keselamatan Lodaya 2025 telah berlangsung selama dua pekan. Dari operasi tersebut, para petugas Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Cirebon telah melakukan tindakan tilang bagi 50 pengendara yang melanggar lalu lintas.
Sedangkan ribuan pelanggar lainnya, petugas hanya memberikan teguran yang sejak awal memang menjadi titik tekan operasi tersebut.
Kasat Lantas Polresta Cirebon, Kompol Mangku Anom Sutresno mengatakan, dalam operasi keselamatan yang digelar selama dua pekan tersebut, pihaknya lebih banyak melakukan teguran kepada para pelanggar lalu lintas.
Ia menjelaskan, jumlah pengendara yang mendapatkan teguran selama operasi keselamatan mencapai 3.210 orang. Sedangkan yang dilakukan tindakan tilang baik secara manual ataupun ETLE mobile, tercatat ada 50 pelanggar.
“Sanksi tilang tidak banyak, karena operasi keselamatan kali ini lebih mengutamakan edukasi kepada masyarakat agar tidak melanggar lalu lintas,” ujar Mangku Anom Sutresno, Kamis, 27 Februari 2025.
Menurut Anom, dalam operasi tersebut pihaknya juga memberikan helm gratis dan permen atau coklat sebagai bentuk apresiasi kepada pengendara yang tertib berlalu lintas.
Pemberian helm gratis tersebut dilakukan di titik-titik ruas jalan yang banyak terdapat pelanggaran. Helm gratis tersebut diberikan kepada pengendara yang tidak melanggar lalu lintas.
















