SUARA CIREBON – Bupati Cirebon, H Imron, MAg mulai mengumpulkan para kepala perangkat daerah guna merealisasikan instruksi Presiden RI terkait pelaksanaan program ketahanan pangan, pendidikan, kesehatan, hingga program koperasi merah putih.
Instruksi tersebut, kata Imron, disampaikan langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto dalam acara retreat di Akmil Magelang baru-baru ini. Menurut Imron, sejumlah program tersebut harus benar-benar terwujud di Kabupaten Cirebon untuk mendukung tercapainya Indonesia Emas di tahun 2045.
“Instruksi itu kan baru disampaikan Presiden (saat retreat, red), makanya baru saya kumpulkan para kepala dinas ini sekarang,” ujar Imron, Selasa, 11 Maret 2025.
Dalam pertemuan dengan para kepala perangkat daerah tersebut, dirinya mendapat pemaparan langsung terkait beragam potensi yang ada di masing-masing wilayah di Kabupaten Cirebon dalam mendukung program ketahanan pangan.
Imron menyampaikan, program ketahanan pangan yang digagas Presiden RI sendiri lebih fleksibel karena cakupannya lebih luas. Ketahanan pangan yang dimaksud bukan hanya dari tanaman padi saja, melainkan dari berbagai komoditas pertanian lainnya.
“Jadi, tergantung potensi yang ada di masing-masing daerah kita. Sekarang masih kita kaji potensi yang ada di tiap-tiap kecamatannya,” kata Imron.
Untuk ketahanan pangan dari pertanian padi, kata Imron, sejumlah daerah di wilayah barat Kabupaten Cirebon masih menjadi daerah unggulan yang bakal menopang program tersebut. Hasil produksi padi wilayah Kecamatan Gegesik, Susukan, Arjawinangun hingga Kecamatan Kaliwedi, diakui Imron, masih tak tergantikan sebagai daerah yang produktif penghasil padi di Kabupaten Cirebon.
















