SUARA CIREBON – Ribuan pekerja dari PT. Yihong Novatex Indonesia dan PT Long Rich Indonesia melakukan unjuk rasa di depan Kantor Bupati Cirebon, Selasa, 11 Maret 2025.
Aksi tersebut digelar menyusul proses pemutusan hubungan kerja (PHK) yang dilakukan PT Yihong Novatex Indonesia terhadap ribuan pekerja yang dinilai secara sepihak.
Pantauan Suara Cirebon, massa pengunjuk rasa sempat terlibat saling dorong dengan pihak kepolisian yang berjaga di depan pintu gerbang kantor Bupati. Ketegangan juga sempat muncul usai sejumlah oknum pengunjuk rasa melemparkan botol kecil air mineral ke arah barikade polisi.
Beruntung, ketegangan dapat diredam, usai perwakilan para demonstran diperkenankan masuk untuk beraudiensi dengan perwakilan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon.
Salah seorang perwakilan pekerja, Suryana, menegaskan, aksi unjuk rasa dilakukan untuk mendesak PT Yihong Novatex Indonesia agar tidak melakukan PHK secara sepihak. Bahkan, PHK juga dilakukan terhadap Human Resource Development (HRD) divisi yang mengelola sumber daya manusia (SDM) di perusahaan tersebut.
“Kita bingung, kenapa kok HRD bisa di-PHK? Sementara kan gajian kita tanggal 14 ini. Sekarang HRD di PHK siapa yang menghitung gaji kita? Kenapa HRD di-PHK?” tanya dia.
Sejauh ini, dirinya menduga, pihak pabrik telah mengelabuhi para pekerja dengan menyebut bahwa perusahaan mengalami pailit. Namun, pengakuan pailit tersebut tidak dapat dibuktikan oleh pihak perusahaan.
















