SUARA CIREBON – Jalan poros Desa Gamel-Sarabau, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon, telah cukup lama dalam kondisi rusak parah. Tak seperti jalan poros desa sekitar, jalan poros Desa-Gamel Sarabau itu seolah dibiarkan rusak tanpa diketahui kapan akan ada upaya perbaikan.
Sejumlah warga yang kesal atas kondisi jalan rusak parah dan tak kunjung diperbaiki tersebut, menyampaikan protes dengan cara menanam pohon pisang dan mancing di tengah jalan yang rusak tersebut.
Warga setempat Latip, menjelaskan, jalan rusak yang melingkupi wilayah Desa Gamel dan Desa Sarabau sangat berdampak pada aktivitas warga. Pasalnya, selain menyebabkan ketidaknyamanan, konndisi jalan rusak juga rawan menyebabkan kecelakaan, terlebih saat hujan dan malam hari.
“Kerusakan jalan poros desa ini sudah terjadi sangat lama. Semakin lama jalan makin rusak, lubang yang awalnya kecil makin lama makin lebar dan makin dalam, makin tidak nyaman dilintasi. Ini jelas sangat menggangu dan juga rawan kecelakaan. Padahal jalan ini merupakan akses ekonomi vital bagi masyarakat,” kata Latip, Sabtu, 22 Maret 2025.
Menurut Latip, tak hanya orang dewasa, jalan itu menjadi akses utama anak-anak yang hendak berangkat sekolah.
“Kalau hujan lubang tertutup genangan, jalan juga jadi licin. Kondisi ini sangat dikhawatirkan mengingat banyak banyak warga yang melintasi jalan tersebut, termasuk anak-anak yang hendak berangkat sekolah baik sekolah ini sangat membahayakan,” ujarnya.
Menurutnya, hujan yang kerap mengguyur dalam beberapa hari terakhir, menyebabkan lubang yang banyak ditemui di sepanjang jalan itu, makin lebar dan dalam.
















