SUARA CIREBON – Dinas Perhubungan Kota Cirebon telah menyiapkan sejumlah skema untuk menghadapi arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Cirebon, Andi Armawan mengatakan, sebagai daerah perlintasan, Kota Cirebon bakal dilintasi banyak pemudik khususnya pada masa puncak arus mudik dan balik Lebaran.
“Kita dengan unsur kepolisian dan TNI, akan memberlakukan penutupan putar balik (u-turn) dimulai dari Kedawung perbatasan Kota Cirebon,” kata Andi saat dikonfirmasi, Senin, 24 Maret 2025.
Andi mengakui, beberapa titik putar balik di wilayah Kota Cirebon merupakan jalur ramai setiap harinya. Salah satu titik tersebut adalah perempatan Jalan By Pass depan Kampus Univeristas Swadaya Gunungjati Cirebon.
“Yang di depan Unswagati atau kantor RRI, sementara tidak akan kami tutup. Tapi pada situasi tertentu saat mulai ramai pemudik akan kami berlakukan penutupan,” kata Andi.
Selain itu, putar balik (u-turn) di depan Taman Air Goa Sunyaragi juga belum dilakukan penutupan, karena masih melihat situasi dan kondisi (sikon).
“Di perempatan Sunyaragi juga belum kami tutup, sama seperti yang di perempatan Pemuda, kalau situasinya ramai kami tutup, tapi itu pun tidak terlalu lama,” katanya.



















