SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon meminta agar PT Yihong Novatex Indonesia tetap berinvestasi di Kabupaten Cirebon.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cirebon, Hilmy Rivai mengatakan, dalam pertemuan dengan perwakilan PT Yihong Novatex Indonesia beberapa waktu lalu, Bupati Cirebon bersama Forkopimda meminta pihak Manajemen PT Yihong Novatex Indonesia untuk merekrut para pekerja yang terkena Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) saat perusahaan kembali beroperasi.
Para pekerja yang direkrut kembali ini harus lebih besar porsinya dibandingkan dengan pekerja yang baru, karena sudah berpengalaman. Para pekerja pun diminta untuk bisa bersinergi dengan perusahaan. Karena, Kabupaten Cirebon tetap mengharapkan investasi berjalan dengan sebaik-baiknya dan tenaga kerja bisa terakomodir.
“Kita berharap ketika perusahaan memutuskan kaitannya dengan tenaga kerja, perusahaan bisa berkoordinasi dengan Disnaker Kabupaten Cirebon, dan pengawas. Tripartit itu dimanfaatkan sebaik-baiknya sehingga tidak ada pemutusan sepihak yang terlalu cepat,” ujar Hilmy, Rabu, 9 April 2025.
Disinggung kemungkinan adanya oknum yang memanfaatkan rekrutmen pekerja di perusahaan, Hilmy mengungkapkan, pihaknya sudah berkordinasi dengan aparat penegak hukum (APH) terkait masalah tersebut.
Ia mengatakan, Gubernur Jawa Barat juga sudah menegaskan bahwa perekrutan tidak boleh melibatkan komponen-komponen tertentu yang tidak memiliki tanggung jawab sama sekali terhadap tenaga kerja.
“Satgas premanisme sudah dibentuk, itu salah satunya ada kaitan dengan ketenagakerjaan juga. Mudah-mudahan nanti hal-hal yang tidak diinginkan di lapangan, dikoordinasikan, nanti kita menggandeng APH supaya bersama-sama menyelesaikan,” paparnya.
Hilmy menekankan, agar perusahaan juga bersih dari percaloan. Karena, dari percaloan itu menyebabkan tingkat ketaatan karyawan juga terganggu.
















