SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon berkomitmen terus meningkatkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk), termasuk adminduk bagi generasi muda.
Komitmen itu diwujudkan dengan meluncurkan program Dokumen Adminduk KIA Bocah Kabupaten Cirebon atau disingkat “DAKOCAN” oleh Bupati Cirebon, H Imron, di SMP Negeri 1 Sumber, Selasa, 22 April 2025.
Melalui program DAKOCAN, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Cirebon akan fokus pada penerbitan Kartu Identitas Anak (KIA) bagi para siswa mulai dari jenjang SD, SMP, hingga SMA dengan target 62 persen anak memiliki KIA pada tahun ini.
Peluncuran perdana DAKOCAN ini difokuskan pada siswa tingkat SMP sebagai langkah awal dari target jangka panjang.
Bupati Imron menyebut, program DAKOCAN sangat penting mengingat jumlah dan sebaran penduduk usia sekolah di Kabupaten Cirebon bisa diketahui secara pasti melalui KIA.
“Program ini sangat penting, karena melalui KIA, kita bisa mengetahui secara pasti jumlah dan sebaran penduduk usia sekolah di Kabupaten Cirebon. Mulai dari SD, SMP, sampai SMA,” ujar Bupati Imron.
Menurut Imron, kehadiran KIA bukan sekadar sebagai dokumen identitas, tetapi juga alat strategis untuk pemetaan potensi generasi muda. Dengan data yang lengkap dan terintegrasi, pemerintah daerah dapat menyusun kebijakan pendidikan, sosial, dan kesejahteraan anak secara lebih sistematis.
“Dengan data yang akurat, kita bisa merancang program-program pendidikan yang lebih tepat sasaran, termasuk soal bantuan operasional, lomba, dan pengembangan potensi anak-anak,” jelas Imron.
















