SUARA CIREBON – Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kabupaten Cirebon mendapat mandat untuk mengelola 20 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG). 20 dapur MBG ini ditargetkan rampung pada Juni 2025.
Hal itu dikemukakan, Sekretaris Pokja MBG Jawa Barat, Teguh, saat rapat sosialisasi tim Pokja MBG Kadin Jabar bersama Kadin Kabupaten Cirebon, Rabu, 21 Mei 2025.
Menurut Teguh, Provinsi Jawa Barat menjadi wilayah dengan kuota MBG tertinggi secara nasional. Hingga saat ini, sudah ada 246 dapur MBG yang aktif beroperasi di berbagai daerah di Jabar.
Menurutnya, program MBG yang digagas oleh Prabowo Subianto ini dikelola oleh Badan Gizi Nasional (BGN) melalui beragam jalur, mulai dari TNI, partai politik, relawan, hingga Kadin.
“Pada 7 Mei lalu, kami menghadap Deputi Bidang Kerja Sama dan Kemitraan BGN. Kami ditantang untuk membentuk minimal 20 dapur MBG di setiap kabupaten yang difasilitasi oleh Kadin,” papar Teguh.
Ia menambahkan, satu dapur MBG rata-rata menyerap 50 tenaga kerja.
“Artinya, program ini tidak hanya soal makanan bergizi, tapi juga menciptakan lapangan pekerjaan baru,” ujarnya.
Untuk satu porsi makanan bergizi, anggaran yang dialokasikan sebesar Rp15.000. Rinciannya, Rp10.000 untuk makanan utama, Rp3.000 untuk transportasi dan gaji pegawai, serta Rp2.000 untuk sewa dapur.
















