SUARA CIREBON – Pemerintah Kabupaten Cirebon melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kembali menorehkan prestasi di bidang kebencanaan, pada ajang Anugerah Indeks Risiko Bencana Indonesia (IRBI) 2025.
Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Cirebon, Deni Nurcahya mengatakan, Dalam ajang yang diselenggarakan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang belokasi di Kecamatan Garut, Kamis, 10 Juli 2025 kemarin, Kabupaten Cirebon berhasil meraih penghargaan kategori “Daerah dengan Peningkatan Terbaik dalam Pengurangan Risiko Bencana”.
“Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Kepala BPBD Provinsi Jawa Barat kepada Bupati Cirebon. Karena bupati berhalangan hadir, jadi saya yang mewakili beliau,” ungkap Deni Nurcahya, Selasa, 15 Juli 2025.
Deni menyebut, penghargaan IRBI diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang berhasil menurunkan indeks risiko bencana. Ini dilakukan melalui berbagai program dan upaya pengurangan risiko secara berkelanjutan.
“Penghargaan ini menjadi bukti komitmen bersama dalam membangun ketangguhan daerah menghadapi ancaman bencana,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Cirebon menyatakan, capaian ini tidak lepas dari kerja keras seluruh unsur pemerintah, masyarakat, relawan, serta dunia usaha yang terlibat aktif dalam berbagai program kebencanaan, mulai dari sosialisasi, edukasi, hingga peningkatan kapasitas desa tangguh bencana.
“Kami bersyukur atas apresiasi ini. Ke depan kami akan terus memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk menurunkan indeks risiko bencana di wilayah Kabupaten Cirebon,” ujar Bupati Imron.
Imron mengatakan, IRBI merupakan indeks nasional yang dikeluarkan BNPB setiap tahunnya. Ini dilakukan untuk memetakan tingkat risiko bencana di seluruh wilayah Indonesia. Pemetaan ini berdasarkan ancaman, kerentanan, dan kapasitas yang dimiliki daerah.
















