SUARA CIREBON – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Cirebon, Cakra Suseno meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cirebon untuk melakukan pengecekan besaran pajak dan menginventarisasi semua tempat hiburan di daerah ini.
Permintaan tersebut disampaikan Cakra guna menggali potensi pajak dari sejumlah tempat hiburan malam yang ada di wilayah Kabupaten Cirebon.
Menurut Cakra, pengecekan dan inventarisir harus dilakukan untuk mengklasifikasikan tempat-tempat usaha yang masuk kategori tempat hiburan.
“Kami minta panggil semua pimpinan tempat hiburan malam, cek bayar pajaknya berapa? Inventarisir mana saja yang termasuk hiburan malam,” kata Cakra, usai melakukan kunjungan kerja terkait potensi pajak di Versus Cafe and Bar, Selasa, 26 Agustus 2025.
Menurut Cakra, tempat-tempat hiburan malam yang harus dipanggil di antaranya Mithas, Blue Fox, Versus, Black Eagle, Montir, Kapuas dan lainnya.
Pemanggilan semua pimpinan tempat hiburan malam ini untuk memastikan bahwa Komisi II DPRD tidak tendensius kepada salah satu tempat hiburan saja.
“Karena itu, Komisi II mengingatkan untuk melakukan pengecekan kepada semua tempat hiburan. Kita juga akan agendakan untuk memanggil para pengusaha hiburan malam, jadi tidak hanya Versus, tetapi semuanya,” tegas Cakra.
Ia menyampaikan, potensi pajak tersebut akan dapat meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) guna mendukung pembangunan daerah yang membutuhkan anggaran cukup besar. Pajak makanan minuman dan tempat hiburan ini termasuk salah satu pendapatan dari sektor pajak yang harus digenjot.
















